TIDENG PALE – Bankaltimtara terus mendorong penerapan transaksi non-tunai dan digitalisasi layanan perbankan di wilayah Kabupaten Tana Tidung.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari edukasi literasi keuangan kepada masyarakat sekaligus mendukung efisiensi transaksi.
Pimpinan Cabang Bankaltimtara Tideng Pale, Ilham Akbar, mengatakan penerapan pembayaran non-tunai, termasuk melalui sistem QRIS, akan segera diterapkan untuk transaksi pembelian tiket speedboat di kawasan pelabuhan.
“Untuk yang di pelabuhan ini sementara masih menunggu informasi lanjutan. Rencananya akan menggunakan sistem pembayaran non-tunai QRIS, tinggal menungg kesiapan dishub, kita akan launching nanti,” ujarnya, Senin (18/5).
Menurut Ilham, penerapan transaksi digital menjadi salah satu upaya untuk mengurangi peredaran uang tunai di masyarakat sekaligus meningkatkan pemanfaatan layanan perbankan digital.
“Kita ingin menggerakkan literasi keuangan masyarakat supaya lebih terbiasa menggunakan transaksi digital. Jadi peredaran uang fisik juga bisa berkurang,” katanya.
Selaib itu, sebagai langkah upaya penyebaran penggunaan uanv palsu
Ia menjelaskan, Bankaltimtara saat ini aktif melakukan sosialisasi kepada pelaku usaha dan UMKM agar mulai memanfaatkan layanan mobile banking dan QRIS dalam transaksi usaha sehari-hari.
“Setiap pembukaan rekening sekarang wajib diarahkan menggunakan aplikasi mobile banking. Jadi nasabah langsung diedukasi menggunakan layanan digital,” jelasnya.
Menurutnya, penggunaan mobile banking oleh nasabah Bankaltimtara di wilayah Tana Tidung sudah cukup tinggi.
“Kurang lebih sekitar 95 persen nasabah sudah menggunakan mobile banking,” ungkapnya.
Sementara pelaku UMKM yang sudah menggunakan QRIS sekitar 70-80 persen dari 256 UMKM binaan bankaltimtara.
Selain QRIS, Bankaltimtara juga mengembangkan layanan “Laku Pandai” melalui agen perbankan yang membantu masyarakat melakukan berbagai transaksi, seperti setor tunai dan penarikan uang, terutama di daerah yang jauh dari akses ATM maupun kantor bank.
“Nah, Laku Pandai ini seperti agen yang membantu transaksi masyarakat, khususnya di wilayah yang jauh dari layanan perbankan,” tambahnya.
Ke depan, Bankaltimtara juga membuka peluang kerja sama penerapan pembayaran non-tunai di berbagai sektor lainnya, termasuk area parkir dan layanan publik lain di Kabupaten Tana Tidung.(*)
Editor : Sopian Hadi