Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Pendaftaran Ditutup, BPS Tana Tidung Kerahkan 25 Pencacah Sensus Ekonomi 2026

Sopian Hadi • Senin, 11 Mei 2026 | 17:22 WIB
Kepala BPS Tana Tidung, Achmad Sani Setiawan.
Kepala BPS Tana Tidung, Achmad Sani Setiawan.
 
TIDENG PALE – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tana Tidung menutup pendaftaran calon petugas lapangan untuk pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 pada Minggu (10/5).
 
Selanjutnya, para peserta akan mengikuti tahapan seleksi sebelum ditetapkan sebagai petugas resmi di lapangan.
 
Kepala BPS Tana Tidung, Achman Sani Setiawan mengatakan, saat ini terdapat 25 orang pendaftar sebagai mitra tambahan Sensus Ekonomi 2025.
 
Nantinya, mereka akan dipadukan dengan mitra BPS yang telah lebih dulu mendaftar pada akhir tahun lalu.
 
“Jumlah sementara ada 25 orang, nanti akan di-mix dengan mitra yang sebelumnya sudah terdaftar sebagai mitra BPS,” ujarnya, Senin (11/5).
 
Ia menjelaskan, proses rekrutmen tidak langsung menetapkan peserta sebagai petugas sensus.
 
Para calon masih harus menjalani pemeriksaan administrasi, uji kompetensi, hingga wawancara.
 
Untuk kebutuhan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Tana Tidung, BPS membutuhkan sebanyak 25 pencacah lapangan dan enam pengawas lapangan.
 
Jumlah tersebut disesuaikan dengan alokasi yang ditetapkan pemerintah pusat.
“Jumlah kebutuhan itu sesuai alokasi dari pusat,” katanya.
 
Pria yang akrab disapa Iwan menambahkan, tidak semua mitra lama otomatis dilibatkan dalam kegiatan sensus tahun depan.
 
Sebab, sebagian di antaranya masih menangani survei rutin yang juga menjadi agenda BPS.
 
Karena itu, BPS tetap melakukan seleksi secara terpisah untuk memastikan seluruh kebutuhan petugas lapangan dapat terpenuhi secara optimal.
 
“Tidak semua mitra lama masuk untuk Sensus Ekonomi karena ada survei rutin yang juga harus diselesaikan. Jadi kami lakukan seleksi terpisah,” pungkasnya.(*)
Editor : Sopian Hadi
#bps ktt #Achmad Sani #Sensus Ekonomi 2026 #Tana Tidung