Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Bupati Ibrahim Ali Beberkan Tantangan Besar Operasional RSUD Akhmad Berahim Tipe C Tana Tidung

Sopian Hadi • Minggu, 10 Mei 2026 | 15:40 WIB
KUNJUNGAN KERJA: Bupati Ibrahim Ali mendampingi Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan Kemenko PMK Sukardiono meninjau PHTC RSUD Akhmad Berahim usai rakor, Rabu (22/4).(FOTO: SOPIAN/RADAR TARAKAN)
KUNJUNGAN KERJA: Bupati Ibrahim Ali mendampingi Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan Kemenko PMK Sukardiono meninjau PHTC RSUD Akhmad Berahim usai rakor, Rabu (22/4).(FOTO: SOPIAN/RADAR TARAKAN)
 
TIDENG PALE – Pemerintah Kabupaten Tana Tidung menghadapi tantangan besar dalam mengoperasikan gedung baru RSUD Akhmad Berahim  yang telah dibangun.
 
Keterbatasan sumber daya manusia (SDM), kebutuhan dokter spesialis, hingga tekanan anggaran daerah menjadi persoalan yang kini harus diselesaikan secara bertahap.
 
Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali mengungkapkan, berdasarkan perhitungan Dinas Kesehatan, dibutuhkan sekitar 160-an  SDM termasuk dokter spesiasialis untuk mengoperasikan rumah sakit secara optimal.
 
“Untuk operasional rumah sakit ini dibutuhkan sekitar 160-an SDM,” ujarnya belum lama ini.
 
Menurut Ibrahim Ali, kondisi tersebut membuat pemerintah daerah harus berhati-hati dalam mengambil kebijakan penambahan pegawai.
 
Pasalnya, kemampuan anggaran daerah masih sangat terbatas, sementara belanja pegawai juga harus dijaga agar tidak melebihi batas ketentuan.
 
Ia mengakui banyak ASN berharap tambahan penghasilan pegawai tidak dikurangi karena kebutuhan ekonomi yang semakin besar.
 
“Teman-teman ASN menyampaikan jangan sampai tambahan penghasilan mereka diturunkan, karena itu sangat berpengaruh terhadap kebutuhan hidup sehari-hari,” katanya.
 
Meski berada di tengah keterbatasan, Ibrahim Ali menegaskan pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
 
“Kita harus tetap menjalankan tugas memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.
 
Selain membahas operasional rumah sakit, Ibrahim Ali juga memaparkan perkembangan penanganan stunting di Kabupaten Tana Tidung.
 
Ia menyebut angka stunting sempat berada di angka 22,8 persen pada 2021 dan meningkat menjadi 30,7 persen pada 2022.
 
Kondisi itu sempat membuat pemerintah daerah khawatir.
 
Namun melalui berbagai program intervensi kesehatan, angka stunting berhasil ditekan secara signifikan.
 
“Alhamdulillah, angka stunting turun menjadi 15,1 persen dan kembali turun menjadi 7,5 persen pada 2024,” ungkapnya.
 
Ia menjelaskan, salah satu program unggulan pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat adalah program Rumah Sakit Masuk Desa (Rusa Muda).
 
Program tersebut menghadirkan layanan kesehatan langsung ke desa-desa, terutama wilayah terpencil dan sulit dijangkau.
 
Menurutnya, Tana Tidung memiliki sejumlah wilayah yang cukup jauh, bahkan terdapat kecamatan yang berada di wilayah kepulauan sehingga membutuhkan perhatian khusus dalam pelayanan kesehatan.
 
“Kami punya wilayah yang aksesnya cukup sulit. Karena itu tenaga kesehatan kami turun langsung ke masyarakat melalui program pelayanan kesehatan keliling,” jelasnya.
 
Melalui program itu, tenaga medis dari rumah sakit dan puskesmas turun langsung memberikan pemeriksaan kesehatan, pengobatan, hingga edukasi kesehatan kepada masyarakat desa.
 
Ibrahim Ali berharap pemerintah pusat terus memberikan dukungan terhadap pengembangan layanan kesehatan di daerah perbatasan seperti Tana Tidung, terutama dalam pemenuhan tenaga kesehatan, dokter spesialis, dan sarana penunjang rumah sakit.
 
“Daerah perbatasan juga harus punya pelayanan kesehatan yang baik dan merata untuk masyarakat,” pungkasnya.
 
Saat ini Pemkab Tana Tidung mengupayakan hadirnya dokter spesialis. Dari empat yang disetujui baru satu yang deal turun ke Tana Tidung, yakni dokter saraf. 
 
Upaya ini juga sebagai dorong untuk mendatangkan alat kesehatan seperti yang direncanakan Kementerian Kesehatan.
 
Besok dijadwalkan visitasi RSUD Akhmad Berahim untuk naik tipe dari C ke D. (ana)
Editor : Sopian Hadi
#Pemda KTT #RSUD Akhmad Berahim #bupati #Ibrahim Ali