Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Stok Hewan Kurban di Tana Tidung Aman, Estimasi Harga Sapi Rp 21 Juta per Ekor

Sopian Hadi • Selasa, 5 Mei 2026 | 11:04 WIB
HEWAN KURBAN: Kandang sapi Widodo salah satu pedagang mendapat kunjungan dari Dinas Pertanian Tana Tidung tahun lalu (DOK RADAR TARAKAN)
HEWAN KURBAN: Kandang sapi Widodo salah satu pedagang mendapat kunjungan dari Dinas Pertanian Tana Tidung tahun lalu (DOK RADAR TARAKAN)

 
TIDENG PALE – Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, ketersediaan hewan kurban di Kabupaten Tana Tidung dipastikan dalam kondisi aman.

Berdasarkan laporan Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan, total stok sapi siap kurban mencapai 114 ekor, dengan tambahan proyeksi 10 ekor kambing yang akan masuk dalam waktu dekat.

Penelaah Teknis Kebijakan pada Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Tana Tidung, Dwi Budi Setiawan, mengungkapkan bahwa ketersediaan hewan kurban tahun ini relatif mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Dari hasil pendataan kami, sebanyak 114 ekor sapi sudah berstatus siap kurban dan tersebar di berbagai peternak lokal. Selain itu, ada tambahan proyeksi 10 ekor kambing jenis Jawa Randu yang akan masuk dari wilayah Tanjung Selor,” ujarnya, Selasa (15/5).

Ia menjelaskan, stok sapi di Tana Tidung masih didominasi oleh jenis sapi Bali.

Namun, terdapat pula beberapa jenis lain seperti sapi Limosin dan sapi Angus yang turut melengkapi pilihan masyarakat.

Untuk kambing, beberapa jenis yang tersedia di antaranya Jawa Randu, Kambing Boer, dan Peranakan Etawa (PE), yang didatangkan baik dari peternak lokal maupun luar daerah.

Dari sisi sebaran, peternak hewan kurban tersebar di sejumlah wilayah, seperti Kecamatan Sesayap dan Sesayap Hilir, termasuk Desa Tideng Pale, Sebidai, dan Sesayap Selor.

Selain itu, wilayah Tana Lia dan Betayau juga menjadi kantong peternakan, khususnya di Desa Sambungan Selatan, Tanah Merah, Maning, dan Kujau.

Sementara di wilayah Muruk Rian, stok berasal dari Desa Seputuk.

Terkait harga, pria yang akrab disapa Wawan menyebutkan bahwa kisaran harga hewan kurban tahun ini masih relatif stabil.

Untuk sapi, harga berada di kisaran Rp20 juta hingga Rp21 juta per ekor. Sedangkan kambing dijual dengan harga antara Rp4 juta hingga Rp5 juta per ekor.

“Harga ini mengikuti kondisi pasar saat ini dan masih dalam batas wajar. Kami juga terus memantau agar tidak terjadi lonjakan signifikan menjelang hari H,” jelasnya.

Ia juga memastikan bahwa seluruh hewan kurban yang tersedia telah melalui pengawasan kesehatan untuk menjamin kelayakan konsumsi masyarakat.

“Kami rutin melakukan pemeriksaan kesehatan hewan untuk memastikan semuanya sehat dan layak dijadikan hewan qurban,” tutupnya.

Dengan ketersediaan yang mencukupi dan harga yang relatif stabil, masyarakat Tana Tidung diharapkan dapat melaksanakan ibadah qurban dengan tenang dan lancar tahun ini.

"Untuk hewan kurban dari luar didatangkan dari Tanjung Selor dan Samarinda," tutupnya.(ana)

Editor : Sopian Hadi
#sapi bali #peternakan #dinas pertanian #kurban