TIDENG PALE – Setelah melalui serangkaian tahapan seleksi yang ketat, Panitia Seleksi (Pansel) Calon Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Kabupaten Tana Tidung resmi mengumumkan hasil akhir.
Dari proses tersebut, masing-masing jabatan menyisakan tiga nama terbaik yang akan diajukan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).
Diketahui, Pansel membuka seleksi terbuka (selter) untuk sejumlah posisi strategis, yakni Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DPPP), serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP).
Berdasarkan hasil akhir seleksi, berikut nama-nama yang dinyatakan lolos pada masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD):
BPKAD: Reni Anggraeni, Syahrul Yakub, Yudi Rahmatsyah
DPMPTSP: Andi Prasetyo, Erwin, Tri Rahadi Anto
DPUPRKP: M. Noor Huda, Punjul Sidi Waluyo, Rico Ardianto
DLH: Nana Sumarna, Ozim Sidalle, Ros Evindi
DPPP: Idris Hendro Wibowo, Rita, Saparudin
Kasatpol PP: Hamzah Amrie, M. Ridwan, Yungkul
Keputusan ini tertuang dalam Keputusan Ketua Pansel JPT Pratama Nomor: 022/PANSEL-JPTP/KTT/2026 yang ditetapkan oleh Ketua Pansel, H. Hersonsyah pada 4 Mei 2026.
Dalam keputusan tersebut ditegaskan bahwa tiga nama pada masing-masing jabatan merupakan peserta dengan nilai terbaik selama proses seleksi.
Selanjutnya, nama-nama tersebut akan diserahkan kepada PPK Tana Tidung untuk menentukan satu orang yang akan mengisi jabatan definitif.
“Selanjutnya akan disampaikan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) Tana Tidung,” demikian kutipan dalam keputusan tersebut.
Dengan diumumkannya hasil ini, proses seleksi JPT Pratama kini memasuki tahap akhir, yakni penentuan pejabat definitif oleh PPK sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Sebelumnya diberitakan pada Senin, 13 April lalu, proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tana Tidung terus bergulir.
Dari total 30 pelamar yang mengirimkan berkas, sebanyak 27 orang dinyatakan lolos seleksi administrasi, sementara tiga lainnya harus gugur pada tahap awal.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tana Tidung, Arman Jauhari, menjelaskan bahwa ketidaklulusan tersebut disebabkan oleh sejumlah faktor mendasar yang tidak sesuai dengan ketentuan.
“Saat ini, tahapan seleksi telah memasuki penilaian rekam jejak,” ujarnya kepada Radar Tarakan, Senin (13/4).
Selanjutnya, peserta yang lolos mengikuti assessment center untuk mengukur kompetensi, dilanjutkan dengan penulisan dan presentasi makalah serta wawancara akhir sebelum penentuan hasil.
Pemerintah daerah menargetkan seluruh rangkaian seleksi dapat diselesaikan dalam bulan April, menyesuaikan jadwal assessment yang dilaksanakan di Balikpapan.
“Rata-rata yang mengikuti seleksi ini eselon III, kebanyakan kepala bidang, ada juga sekretaris,” katanya.(ana)
Editor : Sopian Hadi