TIDENG PALE – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tana Tidung masih menunggu arahan dari pusat terkait pembukaan rekrutmen petugas pendataan Sensus Ekonomi.
Hingga saat ini, jadwal resmi perekrutan belum diumumkan dan akan dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia.
Kepala BPS Tana Tidung, Achmad Sani Kurniawan, menyampaikan bahwa meski rekrutmen belum dibuka, sejumlah persiapan telah dilakukan.
“Untuk saat ini belum dibuka, kami masih menunggu arahan pusat dan pelaksanaannya nanti dilakukan serempak,” ujarnya, Rabu (29/4)..
Adapun beberapa tahapan persiapan yang telah berjalan di antaranya sosialisasi kepada pemerintah daerah, perangkat daerah, forkopimda, instansi vertikal, perbankan hingga kecamatan dan desa.
Selain itu, BPS juga melakukan pemasangan spanduk dan standing banner sebagai bagian dari publikasi kegiatan.
Tak hanya itu, proses pembaruan Statistical Business Register (SBR) juga tengah dilakukan dengan memanfaatkan berbagai sumber data, seperti dari kegiatan internal BPS, Disperindagkop, serta PTSP.
BPS juga telah membentuk tim pelaksana, baik internal maupun lintas perangkat daerah.
Untuk jadwal kegiatan, semula direncanakan berlangsung pada Mei hingga Juli, namun kini diperpanjang menjadi Mei sampai Agustus, menyesuaikan kebutuhan dan perkembangan pemenuhan data di lapangan.
“Untuk kegiatan Mei akan diawali dengan pelatihan instruktur nasional yang akan melatih instruktur daerah, dilanjutkan pelatihan petugas pendata dan pengawas lapangan. Mungkin juga bersamaan dengan perekrutan petugas lapangan,” jelasnya.
Terkait jumlah kebutuhan petugas, BPS Tana Tidung menyebut masih dalam proses perhitungan oleh BPS pusat dan belum dapat dipastikan.
Meski demikian, pihaknya memastikan seluruh tahapan tetap berjalan sesuai rencana dan optimistis kegiatan pendataan di lapangan dapat terlaksana tepat waktu seperti kegiatan sebelumnya.
"Alhamdulillah, sampai saat ini semua kegiatan BPS selalu tepat waktu untuk pendataan lapangan," tutupnya. (ana)
Editor : Sopian Hadi