Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

PHTC RSUD Akhmad Berahim Tipe C Tana Tidung Dikebut di Tengah Efisiensi, Bupati: Fokus Operasional dan SDM Jadi PR Utama

Sopian Hadi • Rabu, 22 April 2026 | 18:21 WIB
ABADIKAN MOMEN: Deputi Kemenko PMK bersama Bupati Ibrahim Ali dan jajaran usai Rakor Pemantauan Pelaksanaan PHTC RSUD Akhmad Berahim.(FOTO: SOPIAN/RADAR TARAKAN)
ABADIKAN MOMEN: Deputi Kemenko PMK bersama Bupati Ibrahim Ali dan jajaran usai Rakor Pemantauan Pelaksanaan PHTC RSUD Akhmad Berahim.(FOTO: SOPIAN/RADAR TARAKAN)

 TIDENG PALE – Pemerintah Kabupaten Tana Tidung tengah mempercepat persiapan operasional Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang tengah diperjuangkan naik status dari tipe D menjadi tipe C dalam program Program Hasil Terbaik Cepat  (PHTC).

‎Meski berada di tengah kebijakan efisiensi anggaran, pemerintah daerah menegaskan bahwa gedung yang sudah selesai dibangun harus segera dioptimalkan untuk pelayanan masyarakat.

‎Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, mengatakan tantangan terbesar saat ini bukan lagi pada pembangunan fisik, melainkan pada kesiapan operasional rumah sakit, terutama sumber daya manusia (SDM) dan kelengkapan alat kesehatan (alkes).

‎‎“Gedung sudah ada, sekarang bagaimana kita mengoperasikannya secara optimal. Ini menjadi PR kita bersama di tengah keterbatasan anggaran,” ujarnya usai mendampingi Deputi Kemenko PMK  meninjau PHTC RSUD Akhmad Berahim yang telah rampung dibangun 100 persen, Rabu (22/4).

‎‎Menurutnya, tahap krusial saat ini adalah pemenuhan SDM medis sebagai syarat utama untuk mendapatkan dukungan alat kesehatan dari Kementerian Kesehatan.

‎‎Dalam skema PHTC, pengadaan alkes seperti alat jantung, peralatan kemo, hingga fasilitas cuci darah baru dapat dipenuhi setelah tenaga dokter spesialis tersedia.

‎“Dari usulan PGDS, kita ajukan 10 dokter, baru 4 yang disetujui. Saat ini yang benar-benar ada baru satu dokter saraf, sementara kebutuhan lainnya masih belum terpenuhi,” jelasnya.

‎Untuk mempercepat pemenuhan layanan, pemerintah daerah juga telah menjajaki kerja sama melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Rumah Sakit Malinau.

‎Langkah ini diharapkan menjadi pintu masuk percepatan pemenuhan layanan spesialistik di RSUD Tana Tidung.

Bupati Ibrahim Ali menambahkan, dengan adanya komitmen kerja sama tersebut, pihaknya berharap Kementerian Kesehatan dapat segera menyalurkan peralatan medis yang dibutuhkan agar layanan seperti jantung, kemoterapi, hingga hemodialisa bisa segera berjalan.

‎“Kita sudah sampaikan langsung dalam pertemuan dan zoom dengan Kemenkes, termasuk ke jajaran direktur terkait. Harapan kita tentu ada dukungan penuh agar RSUD ini bisa segera berfungsi maksimal,” tegasnya.

‎Ia menegaskan, pemerintah daerah terus melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah pusat agar transformasi RSUD Tana Tidung menjadi tipe C tidak hanya sebatas status, tetapi benar-benar menghadirkan layanan kesehatan yang lengkap bagi masyarakat.

Seperti diketahui Rakor dihadiri langsung Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan Prof. Dr.dr.Sukardiono, M.M dam Asisten Deputi Peningkatan Sumber Daya Kesehatan Ir. R.Alfredo, MAB.

Sementara dari jajaran Pemkab Tana Tidung dihadiri Asisten I Uus Rusmanda, Kadis Kesehatan H.M. Sarif, Direrktur RSUD Akhmad Berahim drg. Fajar dan bebrapa kepala OPD. (ana)

Editor : Sopian Hadi
#kemenko PMK #RSUD Akhmad Berahim #Pemkab Tana Tidung #Ibrahim Ali #kemenkes