Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Dinsos-PMD Tetapkan Tiga Desa Cantik, BPS Tana Tidung: Dorong Penguatan Satu Data Desa Indonesia

Sopian Hadi • Senin, 20 April 2026 | 17:24 WIB
SOSIALISASI: Asisten I Uus Rusmanda didampingi Kadinsos-PMD M. Arief Prasetiawan dan Kepala BPS Tana Tidung Achmad Sani Setiawan dalam. sosialisasi Desa Cantik yang digelar di Ruang Rapat Wabup, Senin (20/4).(FOTO: DOK DISKOMINFO KTT)
SOSIALISASI: Asisten I Uus Rusmanda didampingi Kadinsos-PMD M. Arief Prasetiawan dan Kepala BPS Tana Tidung Achmad Sani Setiawan dalam. sosialisasi Desa Cantik yang digelar di Ruang Rapat Wabup, Senin (20/4).(FOTO: DOK DISKOMINFO KTT)

 
TIDENG PALE – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tana Tidung bersama Dinas Sosial, Pemberayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos-PMD) melaksanakan sosialisasi Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik), Senin (20/4).

Tahun ini Dinsos-PMD telah menetapkan tiga Desa Cantik, yakni Limbu Sedulun dan Sebawang di Kecamatan Sesayap, serta Buong Baru di Kecamatan Betayau.

Jumlah tersebut meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya yang umumnya hanya menyasar satu desa.

Peningkatan ini merupakan bagian dari target nasional dalam penguatan tata kelola data hingga tingkat desa.

Kepala BPS Tana Tidung, Achmad Sani Setiawan, mengatakan program Desa Cantik merupakan turunan dari prioritas nasional yang berfokus pada implementasi Satu Data Indonesia di tingkat desa.

“Program ini bukan sekadar sosialisasi, tetapi pembinaan. Kita ingin aparat desa benar-benar mampu mengelola data agar memiliki data yang valid dan sesuai dengan Perpres 39, mulai dari metadata, kualitas data, hingga pemanfaatannya,” ujarnya.

Dengan demikian, desa diharapkan memiliki data yang valid, akurat, dan dapat digunakan bersama.

Penetapan tiga desa tersebut merupakan hasil koordinasi dengan Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos-PMD) guna memastikan program berjalan tepat sasaran dan memberikan dampak maksimal.

“Penentuan desa yang mengikuti program Desa Cantik dilakukan oleh Dinsos-PMD, bukan BPS. BPS berperan dalam pembinaan agar pencapaiannya optimal,” terangnya.

Selain itu, program Desa Cantik juga selaras dengan visi pembangunan Kabupaten Tana Tidung, yakni Desa Cermat dalam membangun infrastruktur dan mendorong kemandirian desa.

Dalam pelaksanaannya, desa-desa yang dibina akan melalui beberapa tahapan penilaian, mulai dari penilaian mandiri, evaluasi tingkat provinsi, hingga seleksi ke tingkat nasional.

Penilaian dilakukan berdasarkan kelengkapan serta kualitas bukti dukung yang dimiliki masing-masing desa.

“Ada tahapan penilaian dari mandiri, provinsi, hingga nasional. Desa dengan bukti dukung paling lengkap dan kualitas data terbaik akan berpeluang maju ke tingkat lebih tinggi,” ungkapnya.

Namun, jumlah desa yang akan melaju ke tingkat nasional masih belum dapat dipastikan.

"Setiap kabupaten kota akan mengirimkan tiga, dikalikan lima, jadi 15 yang akan diseleksi lagi di tingkat provinsi. Nah, berapa jumlah yang dikirim ke nasinlonal, kami belum tahu," ujarnya 

Secara nasional, pada tahun ini BPS menargetkan pembinaan terhadap sekitar 3.618 desa di seluruh Indonesia.

Dengan demikian, penambahan jumlah desa di Tana Tidung menjadi tiga desa diharapkan mampu berkontribusi dalam pencapaian target tersebut.

“Target nasional cukup besar tahun ini, sehingga daerah didorong menambah desa binaan. Tana Tidung mendapat tiga desa,” tutupnya.

Sementara itu, mewakili Pemerintah Kabupaten Tana Tidung, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Uus Rusmanda, menyampaikan bahwa penetapan tiga desa tersebut diharapkan mampu menjadi percontohan dalam pengelolaan data desa yang berkualitas.

“Sinergi antara pemerintah daerah, BPS, kecamatan, pemerintah desa, dan seluruh pihak terkait menjadi kunci utama keberhasilan program ini,” ujarnya.

Ia juga berpesan kepada tiga desa yang menjadi lokus agar mempersiapkan segala sesuatunya secara maksimal demi mencapai hasil yang optimal. (ana)

Editor : Sopian Hadi
#Statistik #Dinsos PMD #PEMKAB KTT #bps #Desa Cantik