TIDENG PALE - Pembangunan jembatan Perintis Garuda tahap III dimulai di Desa Buong Baru, Kecamatan Betayau, Kabupaten Tana Tidung, Rabu (1/4).
Pembangunan diawali dengan peletakan batu pertama atau ground breaking yang dilakukan Kasiter Korem 092/Mrl Kolonel Inf. Kadir Tangdiesak didampingi Dandim 0914/TNT, Letkol Inf. R. Florensius Richarda bersama jajaran.
Komandan Kodim 0914/Tana Tidung, Letkol Arm Raden Florensius Ferdian Richarda, mengatakan pembangunan jembatan ini sudah lama dinantikan warga karena menyangkut akses sehari-hari.
“Ini bukan hanya soal bangunan, tapi kebutuhan masyarakat. Dengan adanya jembatan ini, aktivitas warga akan lebih mudah, baik untuk sekolah, berobat, maupun membawa hasil usaha,” katanya.
Ia menyebut, pembangunan tahap ketiga ini bisa berjalan berkat kerja sama berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, TNI-Polri, hingga dukungan masyarakat.
“Kalau semua bergerak bersama, pekerjaan seperti ini bisa kita jalankan. Harapannya, sinergi ini tetap terjaga sampai selesai,” ujarnya.
Dandim juga mengingatkan agar proses pembangunan benar-benar diawasi, sehingga hasilnya sesuai harapan dan bisa digunakan dalam waktu yang tidak terlalu lama.
“Yang penting dikerjakan dengan baik, jangan asal cepat tapi kualitasnya diabaikan. Supaya nanti benar-benar bermanfaat untuk masyarakat,” tegasnya.
Warga yang hadir tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka berharap jembatan ini bisa segera selesai dan menjadi penghubung utama yang mempermudah aktivitas di wilayah Buong Baru dan sekitarnya.
Sebagai informasi, jembatan gantung 75 meter x 120 centi keter inu merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo dalam memberikan layanan kepada masyarakat khususnya akses penghubung dari RT 2 ke RT 5 Buong Baru.
Ground breaking ini dilakukan serentak se-Indonesia.(ana)