Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Distribusi MBG di Tana Tidung Diliburkan, 3B Bundling 3 Hari

Sophian Hadi • Selasa, 17 Maret 2026 | 04:28 WIB

BUNDLING: Selama libur sekolah MBG tidak distribusikan ke siswa, sementara untuk 3B tetap berjalan dengan sistem paket tiga hari. Tampak menu 3B  untuk jatah tiga hari.(FOTO: ISTIMEWA)
BUNDLING: Selama libur sekolah MBG tidak distribusikan ke siswa, sementara untuk 3B tetap berjalan dengan sistem paket tiga hari. Tampak menu 3B untuk jatah tiga hari.(FOTO: ISTIMEWA)

‎TIDENG PALE – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tana Tidung untuk sementara tidak didistribusikan selama masa libur sekolah.

‎Penyaluran makanan bergizi tersebut akan kembali dilaksanakan pada 31 Maret 2026 sesuai surat edaran yang berlaku.

‎Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Tana Tidung, Yusriadi, menjelaskan bahwa distribusi terakhir untuk siswa sekolah dilakukan pada Kamis pekan lalu. Hal itu dilakukan karena mulai Jumat para siswa sudah memasuki masa libur.

‎“Untuk sekolah terakhir distribusi hari Kamis, karena hari Jumat sudah mulai libur,” ujar Yusriadi, Selasa (17/3).

‎Sementara itu, untuk kelompok penerima yang disebut 3B (balita, busui, dan bumil), penyaluran makanan dilakukan dengan sistem bundling atau paket sekaligus untuk beberapa hari.

‎“Untuk 3B sistemnya bundling, jadi menu diberikan sekaligus untuk tiga hari,” jelasnya.

‎Menurut Yusriadi, selama masa libur panjang sekolah, distribusi MBG tidak dilakukan. Penyaluran baru akan kembali berjalan setelah aktivitas sekolah kembali normal.

‎“Selama libur tidak ada distribusi. Program MBG akan kembali disalurkan ke sekolah pada 31 Maret,” katanya.

‎Saat ini jumlah penerima program MBG di Kabupaten Tana Tidung, khususnya dari dapur SPPG Sesayap Hilir, mencapai 1.635 penerima manfaat.

‎Rinciannya terdiri dari 1.537 siswa dan guru, serta 98 penerima dari kelompok 3B.

‎Yusriadi menambahkan, jumlah penerima program tersebut berpotensi bertambah dalam waktu dekat.

‎“Untuk sementara totalnya 1.635 penerima manfaat. Kemungkinan bulan depan akan bertambah lagi, khususnya untuk kelompok 3B,” pungkasnya. (ana)

Editor : Sophian Hadi