Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Penduduk Tana Tidung Bertambah 279 Jiwa Dalam Setahun, Jumlah Pria dan Wanita Nyaris Sama

Sophian Hadi • Senin, 16 Maret 2026 | 08:35 WIB

INFO GRAFIS
INFO GRAFIS


TIDENG PALE – Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri merilis Data Konsolidasi Bersih (DKB) Semester II 2025.


Jumlah penduduk Kabupaten Tana Tidung pada Semester II tahun 2025 tercatat sebanyak 30.315 jiwa, lebih banyak dibandingkan Semester I di tahun yang sama yang berjumlah 30.201 jiwa.


Namun jika dibandingkan dengan Semester II tahun 2024, jumlah penduduk Tana Tidung hanya bertambah 279 jiwa dalam setahun.


Sebaran penduduk terbanyak pada Semester II masih berada di Kecamatan Sesayap sebanyak 12.393 jiwa, kemudian disusul Sesayap Hilir 8.328 jiwa, Betayau 4.043 jiwa, Tana Lia 3.623 jiwa, dan Muruk Rian 1.927 jiwa.

Sementara itu, jumlah penduduk laki-laki pada Semester II 2025 di Tana Tidung tercatat 15.891 jiwa, sedangkan perempuan 14.424 jiwa.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Tana Tidung, Rahmawani, menyebut pergerakan penduduk dipengaruhi berbagai faktor, termasuk perpindahan warga, angka kelahiran, serta keterlambatan pelaporan kematian.

Menurutnya, data kependudukan di daerah ini bersifat dinamis karena banyak warga yang datang dan pergi akibat pekerjaan, pendidikan, maupun mengikuti pasangan setelah menikah.

“Penduduk kita terus bergerak. Ada yang pindah karena pekerjaan, menikah, atau alasan pribadi. Begitu juga dengan kelahiran yang otomatis menambah jumlah penduduk. Namun untuk data kematian, kami hanya mencatat yang sudah dilaporkan oleh keluarga. Jika belum dilaporkan, maka secara administrasi mereka masih tercatat sebagai warga,” jelas Rahmawani.(ana)

Editor : Sophian Hadi