TIDENG PALE – Arus mudik menjelang Hari Raya Idulfitri mulai terasa di Pelabuhan Keramat Tideng Pale, Kabupaten Tana Tidung.
Permintaan tiket speedboat untuk keberangkatan akhir pekan mengalami peningkatan signifikan.
Salah seorang penjual tiket, Heri, mengatakan hingga Sabtu (14/3) pukul 09.00 Wita, tiket speedboat Habibie untuk keberangkatan Minggu pagi telah habis terjual.
“Untuk keberangkatan hari Minggu pagi, speedboat Habibie sudah full,” ujarnya, Sabtu (14/3).
Ia menambahkan, tiket untuk keberangkatan hari Sabtu bahkan sudah lebih dulu ludes. Tiga armada speedboat yang beroperasi dari jadwal pertama hingga terakhir telah terisi penuh oleh penumpang.
“Untuk hari ini tiketnya sudah habis semua, tiga speedboat mulai jam pertama hingga terakhir,” katanya.
Sementara itu, untuk keberangkatan Minggu siang masih tersedia tiket, namun jumlahnya terus berkurang.
Speedboat Minsen yang dijadwalkan berangkat sekitar pukul 14.00 Wita dan Lumba-Lumba pada pukul 15.00 Wita masih memiliki sisa kursi, meskipun sebagian besar sudah terjual.
Dalam kondisi penuh, satu unit speedboat biasanya dapat mengangkut sekitar 35 hingga 50 penumpang.
Tingginya minat masyarakat memanfaatkan transportasi laut ini dipicu meningkatnya mobilitas warga yang mulai melakukan perjalanan mudik lebih awal.
“Sebagian tiket untuk keberangkatan siang sudah terjual. Kemungkinan mendekati hari keberangkatan akan terus bertambah,” jelas Heri.
Ia juga mengimbau masyarakat yang berencana melakukan perjalanan mudik melalui jalur laut agar membeli tiket lebih awal untuk menghindari kehabisan kursi.
Arus penumpang diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan seiring semakin dekatnya momentum Lebaran.
Selain itu, pada hari pertama Idulfitri dipastikan tidak ada keberangkatan speedboat reguler.
“Lebaran pertama saja libur, hari kedua sudah beroperasi kembali,” tutupnya.
Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Tana Tidung, M. Arief Prasetiawan memastikan tiga armada speedboat reguler dinilai cukup untuk mengangkut penumpang selama arus mudik maupun arus balik Lebaran.
“Kalaupun tidak terakomodir, ada speedboat tambahan atau nonreguler yang bisa digunakan,” singkatnya. (ana)