Langkah ini dilakukan setelah Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, melantik 11 pejabat jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama pekan lalu.
Akibat rotasi tersebut, terdapat delapan organisasi perangkat daerah (OPD) yang saat ini dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt).
Bupati Ibrahim Ali mengatakan, pemerintah daerah tengah mempersiapkan seluruh tahapan administrasi untuk pelaksanaan seleksi terbuka tersebut.
“Dalam waktu dekat akan segera kita lakukan seleksi terbuka. Prosesnya saat ini sedang kita siapkan,” ujarnya, Rabu (4/3).
Ia menjelaskan, pelaksanaan selter harus melalui sejumlah tahapan, termasuk pengajuan persetujuan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Saat ini, proses pengajuan tersebut dilakukan melalui sistem aplikasi yang terintegrasi dengan BKN. “Sekarang semua proses pengajuan harus melalui aplikasi Si Imut. Setelah masuk ke sistem dan mendapat persetujuan dari BKN, baru kita bisa melaksanakan seleksi terbuka,” jelasnya.
Melalui seleksi terbuka tersebut, Pemkab Tana Tidung berharap jabatan-jabatan yang saat ini masih dijabat oleh pelaksana tugas dapat segera diisi oleh pejabat definitif.
Dengan begitu, kinerja organisasi perangkat daerah diharapkan bisa berjalan lebih maksimal.
Pemerintah daerah juga memastikan proses seleksi akan dilakukan secara terbuka dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dengan adanya selter ini, diharapkan posisi strategis di lingkungan Pemkab Tana Tidung dapat segera terisi sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat semakin optimal.
Adapun delapan OPD yang masih tanpa nakhoda definitif yakni Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPKAD, BKPSDM, DPMPTSP, Dinas Pertanian, DLH, serta Dinas PUPR-Perkim. (ana/lim)
Editor : Azward Halim