Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Kurangi Debu, Jalan Menuju Puspem Tana Tidung Dipasang Prime Coat

Sopian Hadi • Kamis, 19 Februari 2026 | 12:49 WIB

BUKAN ASPAL: Tampak prime coat yang melapisi kiri kanan jalan menuju Puspem. Proyek ini dijalankan sesuai kemampuan keuangan daerah.
BUKAN ASPAL: Tampak prime coat yang melapisi kiri kanan jalan menuju Puspem. Proyek ini dijalankan sesuai kemampuan keuangan daerah.
TIDENG PALE – Untuk mengurangi debu dan meningkatkan kenyamanan pengguna jalan, Pemerintah Kabupaten Tana Tidung memasang lapisan prime coat pada ruas jalan menuju kawasan Puspem yang saat ini masih berupa agregat.

‎Kepala Dinas PUPR-Perkim Kabupaten Tana Tidung, H. Hadi Aryanto, mengatakan pemasangan prime coat dilakukan sebagai solusi sementara sambil menunggu tahapan pembangunan jalan permanen.

‎“Itu bukan aspal permanen. Prime coat kita pasang untuk menekan debu dan mencegah agregat berhamburan akibat dilewati kendaraan berat,” ujarnya kepada Radar Tarakan saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (18/2).

‎Hadi menjelaskan, jalan menuju Puspem sebelumnya telah dilakukan pelebaran jalur utama dengan spesifikasi dua lajur, masing-masing selebar 9 meter.

‎ Selain badan jalan, kawasan tersebut juga dirancang memiliki median selebar sekitar 30 meter.

‎“Di kiri dan kanan median jalan kita siapkan ruang yang cukup luas. Median nantinya akan ditimbun,” katanya.

‎Menurutnya, pelebaran dan penataan jalan tersebut disiapkan untuk mendukung pengembangan kawasan dan aktivitas ekonomi di masa depan.

‎Fokus Pekerjaan di Kawasan Puspem
‎Untuk tahun anggaran berjalan, Pemkab Tana Tidung belum melanjutkan pembangunan ruas jalan dari Simpang Seludau menuju Puspem.

‎ Pekerjaan difokuskan di dalam kawasan Puspem, meliputi pembangunan jalan bundaran, serta akses menuju kawasan perkantoran.

‎“Pembangunan jalan menuju Puspem belum kita anggarkan tahun ini. Namun di kawasan Puspem sendiri, termasuk bundaran dan akses perkantoran, kita kerjakan secara multiyears mulai 2026,” jelas Hadi.

‎Ia menambahkan, pembangunan jalan lingkar dalam kawasan Puspem dibagi dalam beberapa paket trase jalan.

‎ Ruas antara Kantor DPRD dan Kantor Bupati dikerjakan secara parsial dengan anggaran sekitar Rp 30 miliar.

‎Sementara ruas antara DPRD–Taman Budaya hingga Islamic Center dikerjakan secara multiyears dengan total anggaran sekitar Rp 24 miliar.

‎“Harapannya seluruh pekerjaan ini bisa berjalan lancar dan saling terhubung,” katanya.

‎Selain itu, Pemkab juga menyiapkan pembangunan lapangan apel di kawasan perkantoran dengan anggaran sekitar Rp 3 miliar.

‎Saat ini proses administrasi dan dokumen lelang masih berjalan, dengan target lapangan dapat digunakan untuk kegiatan upacara, termasuk upacara peringatan 17 Agustus. (ana/lim)

Editor : Azward Halim