Kepala Dinas PUPR-Perkim Kabupaten Tana Tidung, H. Hadi Aryanto, mengatakan pemasangan prime coat dilakukan sebagai solusi sementara sambil menunggu tahapan pembangunan jalan permanen.
“Itu bukan aspal permanen. Prime coat kita pasang untuk menekan debu dan mencegah agregat berhamburan akibat dilewati kendaraan berat,” ujarnya kepada Radar Tarakan saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (18/2).
Hadi menjelaskan, jalan menuju Puspem sebelumnya telah dilakukan pelebaran jalur utama dengan spesifikasi dua lajur, masing-masing selebar 9 meter.
Selain badan jalan, kawasan tersebut juga dirancang memiliki median selebar sekitar 30 meter.
“Di kiri dan kanan median jalan kita siapkan ruang yang cukup luas. Median nantinya akan ditimbun,” katanya.
Menurutnya, pelebaran dan penataan jalan tersebut disiapkan untuk mendukung pengembangan kawasan dan aktivitas ekonomi di masa depan.
Fokus Pekerjaan di Kawasan Puspem
Untuk tahun anggaran berjalan, Pemkab Tana Tidung belum melanjutkan pembangunan ruas jalan dari Simpang Seludau menuju Puspem.
Pekerjaan difokuskan di dalam kawasan Puspem, meliputi pembangunan jalan bundaran, serta akses menuju kawasan perkantoran.
“Pembangunan jalan menuju Puspem belum kita anggarkan tahun ini. Namun di kawasan Puspem sendiri, termasuk bundaran dan akses perkantoran, kita kerjakan secara multiyears mulai 2026,” jelas Hadi.
Ia menambahkan, pembangunan jalan lingkar dalam kawasan Puspem dibagi dalam beberapa paket trase jalan.
Ruas antara Kantor DPRD dan Kantor Bupati dikerjakan secara parsial dengan anggaran sekitar Rp 30 miliar.
Sementara ruas antara DPRD–Taman Budaya hingga Islamic Center dikerjakan secara multiyears dengan total anggaran sekitar Rp 24 miliar.
“Harapannya seluruh pekerjaan ini bisa berjalan lancar dan saling terhubung,” katanya.
Selain itu, Pemkab juga menyiapkan pembangunan lapangan apel di kawasan perkantoran dengan anggaran sekitar Rp 3 miliar.
Saat ini proses administrasi dan dokumen lelang masih berjalan, dengan target lapangan dapat digunakan untuk kegiatan upacara, termasuk upacara peringatan 17 Agustus. (ana/lim)