Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

RTH H. Joesoef Abdullah Akan Dipercantik dengan Landmark dan Taman Air Terjun ‎

Sopian Hadi • Senin, 16 Februari 2026 | 04:19 WIB

RAMPUNG: Pembangunan taman air terjun di RTH. H. Joesoef Abdullah dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan daerah.
RAMPUNG: Pembangunan taman air terjun di RTH. H. Joesoef Abdullah dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan daerah.
TIDENG PALE – Pemerintah Kabupaten Tana Tidung melalui Dinas PUPR Perkim Kabupaten Tana Tidung memastikan pembangunan penahan tebing (retaining wall) di belakang lapangan sepak bola RTH H. Joesoef Abdullah telah rampung.

‎Namun, penataan lanjutan berupa taman dan penghijauan akan dilakukan secara bertahap menyesuaikan ketersediaan anggaran.

‎Kepala Dinas PUPR Perkim Tana Tidung, H. Hadi Aryanto, menjelaskan bahwa pada tahap awal pembangunan tahun lalu difokuskan pada pekerjaan struktural berupa retaining wall sebagai penahan tanah.

‎Sementara itu, penambahan elemen estetika seperti taman dan penghijauan belum dianggarkan.

‎“Memang tahun kemarin kita hanya mengerjakan retaining wall saja sebagai penahan tanah. Untuk pembentukan taman, penghijauan, dan elemen pendukung lainnya akan dilaksanakan pada tahap berikutnya,” jelasnya.

‎Ia menegaskan, secara teknis pekerjaan utama sudah selesai. Namun secara visual, kawasan tersebut belum tampak maksimal karena penataan tamannya belum terealisasi.

‎Hal ini disebabkan pembangunan dilakukan secara bertahap setiap tahun, bergantung pada alokasi anggaran yang tersedia.

‎“Tahun ini belum ada anggarannya karena terdampak efisiensi anggaran,” ujarnya.

‎Ke depan, kawasan tersebut dirancang memiliki konsep yang lebih menarik.

‎Salah satu rencana penataan adalah penambahan aksesori berupa kolam di bagian tebing yang dibuat mengalir ke bawah, menyerupai air terjun.

‎Konsep ini juga akan terintegrasi dengan taman dan landmark RTH H. Joesoef Abdullah.

‎“Konsepnya nanti ada kolam di tebing yang airnya mengalir ke bawah, jadi seperti air terjun. Ini diharapkan menjadi daya tarik tersendiri,” tambahnya.

‎Pembangunan kawasan ini ditujukan untuk menambah ikon Tana Tidung sehingga dapat meningkatkan daya tarik daerah, khususnya pada malam hari, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

‎Dengan adanya penataan kawasan yang representatif, pemerintah berharap dapat menghidupkan aktivitas UMKM di sekitarnya dan menjadikannya sebagai pusat wisata serta pusat ekonomi baru.

‎“Tujuan akhirnya adalah perputaran ekonomi. Kita ingin kawasan ini menjadi pusat aktivitas masyarakat, pusat wisata, dan mendukung UMKM agar semakin berkembang,” pungkasnya. (ana/lim)

Editor : Azward Halim