Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

‎Jembatan Sebawang Sudah Bisa Dilewati, Batas Maksimal Kendaraan 8 Ton

Sopian Hadi • Kamis, 12 Februari 2026 | 13:36 WIB

RAMPUNG: Jembatan Sebawang sisi kanan sudah bisa dilewati dengan kapasitas kendaraan maksimal 8 ton.
RAMPUNG: Jembatan Sebawang sisi kanan sudah bisa dilewati dengan kapasitas kendaraan maksimal 8 ton.
TIDENG PALE – Jembatan Sebawang saat ini sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan telah dibuka untuk lalu lintas (open traffic).

‎Meski demikian, pengguna jalan diminta mematuhi rambu-rambu yang telah dipasang, mengingat pembangunan jembatan masih berada pada tahap pertama.

Kepala Dinas PUPR-Perkim Kabupaten Tana Tidung, H. Hadi Aryanto, menjelaskan bahwa pada tahap awal ini masih terdapat beberapa pekerjaan lanjutan yang belum selesai, di antaranya pemasangan railing atau pengaman kendaraan yang baru terpasang di satu sisi jembatan.

‎“Secara fungsi, jembatan sudah bisa dimanfaatkan masyarakat. Namun karena masih tahap pertama, ada beberapa bagian yang akan disempurnakan pada tahap berikutnya,” ujarnya.

‎Terkait kondisi jalan di atas jembatan yang terlihat miring, Hadi menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan bagian dari desain konstruksi.

‎Kemiringan dibuat untuk kebutuhan elevasi dan sistem konstruksi jembatan yang harus condong ke kiri dan kanan sesuai standar teknis.

‎Ke depan, jembatan Sebawang juga akan kembali mendapat penanganan berupa penambahan lapisan aspal. Saat ini permukaan masih bersifat sementara beton dan akan diaspal penuh agar lebih nyaman dilalui.

‎Dari sisi kekuatan, Hadi memastikan jembatan telah dibangun sesuai standar teknis.

‎Untuk kelas jalan C, jembatan ini memiliki batas maksimal beban kendaraan hingga 8 ton sama dengan jalan di KTT pada umumnya. ‎“Selama tidak melebihi kapasitas, tidak ada masalah. Konstruksinya sudah sesuai standar jembatan, meskipun menggunakan beton,” jelasnya.

‎Untuk pembangunan kedua jembatan Sebawang sisi sebelah, Pemkab Tana Tidung belum mengalokasikan anggaran pada tahun ini.

‎Pemerintah daerah lebih memprioritaskan penanganan jalan protokol dari Tideng Pale Timur, Sebidai, Sebawang, hingga Seludau melalui skema multiyears yang direncanakan pada tahun 2026. “Tahun ini fokus kita penanganan jalan protokol terlebih dahulu. Tahap kedua jembatan masih dalam rencana ke depan,” pungkasnya. (ana/lim)

Editor : Azward Halim