Hingga saat ini, sejumlah pekerjaan struktur dan eksterior telah diselesaikan.
Kepala Dinas PUPR-Perkim Kabupaten Tana Tidung, H. Hadi Aryanto, menyampaikan bahwa pada tahun 2025 beberapa paket pekerjaan telah rampung, khususnya pada bangunan utama dan gedung penunjang.
“Untuk bangunan, pekerjaan struktur dan eksterior sudah 100 persen selesai,” ujarnya, Rabu (11/2).
Ia menjelaskan, pada awal hingga pertengahan Februari 2026 mendatang, pemerintah daerah akan mulai melelang pekerjaan interior.
Pekerjaan tersebut meliputi interior gedung utama Kantor Bupati, gedung penunjang A dan B, serta Kantor DPRD. “Interior ini sifatnya perlengkapan, seperti mebel, aksesoris, lemari, meja, baik pengadaan maupun custom. Tidak seberat pekerjaan struktur dan eksterior,” jelasnya.
Dengan progres yang ada saat ini, Puspem Kantor Bupati ditargetkan sudah dapat difungsikan pada Juli atau Agustus 2026. “Insyaallah, dengan progres terakhir ini, kita bisa mulai menempati pada bulan Juli atau Agustus 2026,” katanya.
Selain pembangunan gedung, pemerintah daerah juga telah menganggarkan pembangunan jalan akses penunjang menuju kawasan perkantoran, baik ke Kantor Bupati maupun Kantor DPRD.
Pekerjaan jalan tersebut direncanakan dilaksanakan secara parsial pada tahun 2026. “Mudah-mudahan proses pelelangannya bisa lebih cepat, sehingga akses jalan penunjang bisa segera selesai dan kawasan perkantoran dapat difungsikan dengan optimal,” tambahnya.
Untuk kegiatan penunjang lainnya, seperti penataan landscape, penghijauan, dan jalan lingkup kawasan Puspem, akan dilaksanakan melalui skema kontrak multiyears.
“Kegiatan yang sifatnya penunjang, seperti landscape dan akses jalan dalam kawasan Puspem, akan kita multiyears-kan,” jelas Hadi.
Terkait pemanfaatan gedung, Gedung A dan Gedung B direncanakan akan digunakan oleh beberapa organisasi perangkat daerah (OPD), antara lain BKPSDM, BPKAD, Bappeda, serta bagian-bagian di lingkungan Sekretariat Daerah.
Sementara itu, untuk pemanfaatan gedung utama, Hadi menyebutkan masih akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan Bagian Organisasi.
“Gedung utama nanti kita koordinasikan kembali penempatannya,” pungkasnya. (ana/lim)