Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dishub Tana Tidung, Maltomi, mengatakan hingga kini surat pemberitahuan resmi terkait docking tersebut belum diterima. Meski begitu, informasi jadwal docking bulan Februari sudah disampaikan.
“Informasinya memang terakhir beroperasi tanggal 14 Februari, lalu mulai 15 Februari docking tahunan. Tapi pemberitahuan resmi belum ada,” kata Maltomi, Rabu (4/2).
Dishub berharap ASDP menyiapkan kapal pengganti, mengingat kebutuhan layanan penyeberangan meningkat menjelang dan pasca Idul Fitri.
"Kalau benar docking, kami berharap ada antisipasi kapal pengganti, terlebih menjelang Idul Fitri yang biasanya penumpang dan kendaraan mengalami peningkatan signifikan," terangnya.
Menurutnya, docking bukan disebabkan kerusakan kapal, melainkan perawatan wajib tahunan untuk memastikan keselamatan dan laik laut kapal.
Proses docking diperkirakan berlangsung sekitar satu bulan, tergantung progres pekerjaan galangan.
Selama masa docking, Dishub akan terus berkoordinasi dengan operator dan pihak terkait agar pelayanan penyeberangan tetap berjalan optimal. Masyarakat juga diimbau mengikuti informasi resmi dari pemerintah.
"Nanti kami juga akan bersurat ke ASDP minta kapal pengganti kalau memang docking," tutupnya. (ana/lim)