Kehadiran tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Tana Tidung dalam memperkuat peran daerah pada isu kesehatan dan pembangunan berkelanjutan.
Konferensi tingkat tinggi ini merupakan forum kerja sama para kepala daerah di kawasan Asia Pasifik yang menitikberatkan pada penguatan kebijakan kesehatan di tingkat lokal.
Fokus utama APCAT meliputi pengendalian tembakau serta pencegahan penyakit tidak menular, yang dinilai sebagai tantangan serius dalam pembangunan kesehatan masyarakat.
Dalam keterangannya setelah mengikuti rangkaian kegiatan konferensi, Bupati Tana Tidung menilai APCAT sebagai forum strategis yang memberikan banyak pembelajaran bagi pemerintah daerah, khususnya dalam merumuskan kebijakan kesehatan berbasis regulasi lokal.
“Forum APCAT ini memberikan banyak pembelajaran dan inspirasi bagi pemerintah daerah, terutama dalam memperkuat kebijakan kesehatan masyarakat melalui regulasi di tingkat local,” terangnya.
“Diskusi yang berlangsung menunjukkan bahwa peran kepala daerah sangat menentukan dalam pengendalian tembakau dan pencegahan penyakit tidak menular,” sambung Bupati.
Ia juga menyampaikan bahwa partisipasi Kabupaten Tana Tidung dalam forum internasional tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar daerah, baik di tingkat nasional maupun kawasan Asia Pasifik.
Selain itu, forum ini membuka ruang berbagi pengalaman dan praktik baik yang dapat diadaptasi sesuai dengan kondisi dan kebutuhan daerah.
Melalui keikutsertaan dalam KTT APCAT ke-8, Pemerintah Kabupaten Tana Tidung diharapkan dapat mengadopsi kebijakan dan praktik terbaik yang relevan guna mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat serta mendorong pembangunan daerah yang berwawasan kesehatan dan berkelanjutan. (ana/lim)