Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Dokter Spesialis Tana Tidung Terima Tambahan Insentif Rp 30 Juta dari Kemenkes

Sopian Hadi • Kamis, 8 Januari 2026 | 13:04 WIB

‎Kepala Dinkes Tana Tidung, H. Sarif.
‎Kepala Dinkes Tana Tidung, H. Sarif.
‎TANA TIDUNG – Pemerintah pusat terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan, khususnya melalui penambahan dan penguatan insentif bagi dokter spesialis yang bertugas di daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) salah satunya yang berada di Kabupaten Tana Tidung.

‎Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tana Tidung, H. Sarif, mengungkapkan bahwa sejak Oktober hingga Desember 2025, pemerintah daerah telah mengusulkan tunjangan bagi dokter spesialis kepada Kementerian Kesehatan, dan seluruh usulan tersebut telah disetujui.

‎“Pengusulan kami lakukan pada Oktober lalu dan disetujui Kementerian Kesehatan untuk periode Oktober sampai Desember. Kemudian di awal Desember, kami kembali mengusulkan untuk dokter spesialis tahun ini, dan itu juga sudah disetujui,” jelasnya.

‎Artinya, selain tunjangan dari Pemkab Tana Tidung, dokter spesialis di RSUD Akhmad Berahim juga mendapatkan tunjangan dari pemerintah pusat yang bersumber dari APBN.

‎Tunjangan daerah diberikan dalam bentuk tambahan penghasilan pegawai (TPP), sementara tunjangan dari pusat merupakan insentif khusus bagi tenaga kesehatan khususnya dokter spesialis yang bertugas di wilayah 3T.

‎“Kalau dari pemerintah daerah, tunjangannya melalui TPP sekitar Rp 21 juta sampai Rp 22 juta. Sementara dari Kementerian Kesehatan, insentif khusus bisa mencapai Rp 30 juta per bulan,” ungkap H. Sarif.

‎Saat ini, terdapat tiga dokter spesialis yang menerima insentif pada tahun lalu, spesialis radiologi, gigi, dan obstetri ginekologi (obgyn).

‎ Untuk tahun ini, jumlah tersebut bertambah menjadi lima dokter spesialis, termasuk spesialis anak dan penyakit dalam.

‎Menurut H. Sarif, penambahan dokter spesialis dan tunjangan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas layanan kesehatan di rumah sakit daerah.

‎“Harapannya tentu layanan meningkat, jumlah pasien yang bisa ditangani juga meningkat. Sekarang ini layanan operasi sudah berjalan dengan baik, didukung dokter anestesi dan dokter bedah. Poli bedah juga sudah aktif, artinya pelayanan kesehatan sudah mulai lengkap,” katanya.

‎Ia menambahkan, peningkatan layanan kesehatan tersebut merupakan bagian dari persiapan operasional Rumah Sakit Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Tana Tidung, yang ke depan diharapkan mampu memberikan pelayanan kesehatan yang lebih maksimal bagi masyarakat.

‎“Semua ini tujuannya untuk masyarakat, agar akses dan mutu pelayanan kesehatan di Tana Tidung semakin baik,” pungkasnya. (ana/lim)

Editor : Azward Halim