Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

‎KTT Jadi Pelopor Pembentukan PPDI di Kaltara, Bupati Ibrahim Ali: Perangkat Desa Harus Jadi ‘Tim Tank " Kepala Desa

Sopian Hadi • Kamis, 11 Desember 2025 | 15:23 WIB

‎BERI HARAPAN: Bupati Ibrahim Ali ketika membuka Musda PPDi Tana Tidung, Kamis siang 11/12/2025 di Pendopo Djaparuddin
‎BERI HARAPAN: Bupati Ibrahim Ali ketika membuka Musda PPDi Tana Tidung, Kamis siang 11/12/2025 di Pendopo Djaparuddin

‎‎

‎TANA TIDUNG – Kabupaten Tana Tidung (KTT) resmi menjadi daerah pertama di Kalimantan Utara yang memulai pembentukan Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI).

‎‎Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, saat membuka Musyawarah PPDI yang digelar di Pendopo Djaparuddin Tideng Pale, Kamis (11/12/2025).

‎Menurut Ibrahim Ali, panitia pelaksana.
‎Musda PPDI telah bertemu dan menyampaikan bahwa organisasi tersebut sebenarnya telah lama berdiri secara nasional sejak dibentuk di Jawa Tengah pada tahun 2006.

Baca Juga: Polsek Tana Tidung Akan Bertambah Kapolda Kaltara: Masih Proses Administrasi

‎Namun hingga kini, belum ada di Kalimantan Utara yang memulainya. “Di Kaltara belum ada yang memulai, dan KTT yang memulai ini,” ujarnya.

‎Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kabupaten Tana Tidung hadir memberi ruang dan dorongan agar wadah perangkat desa itu dapat berkembang.

‎Bupati menegaskan pentingnya peran PPDI sebagai organisasi yang mewadahi para perangkat desa seperti sekretaris desa dan para kaur.

Baca Juga: SDN Terpadu Unggulan 2 Tana Tidung Jadi Sahabat Sekolah Dasar 2025, Wakili Kaltara di Tingkat Nasional ‎

‎Ia berharap PPDI dapat memperkuat koordinasi dan sinergi di tingkat desa. “Saya harap perangkat desa tetap menjadi tim tank Kepala Desa, bukan menjadi lawannya,” tegasnya.

‎Ibrahim Ali menambahkan, perangkat desa harus berperan aktif dalam menyukseskan program pembangunan yang sesuai kebutuhan wilayah, karakteristik desa, serta kepentingan masyarakat.

‎Dengan dimulainya PPDI di Tana Tidung, ia optimistis organisasi ini akan menjadi motor peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan desa di Kaltara.

Baca Juga: Temuan BPK, Retribusi Parkir di Pelabuhan Keramat Wajib Dilaksanakan

‎Sementara Ketua Panitia Musda PPDI Tana Tidung, Christoper, menjelaskan bahwa PPDI merupakan wadah persatuan perangkat desa yang berfungsi sebagai ruang berkumpul, berdiskusi, bertukar pikiran, hingga merumuskan gagasan-gagasan konstruktif bagi pembangunan desa.

‎“PPDI ini kami buka sebagai wadah. Tempat teman-teman perangkat desa berkumpul, berdiskusi, berdebat secara sehat, dan menghasilkan pemikiran yang bisa berkontribusi bagi daerah,” ujar Christoper.

‎Ia menambahkan, selain menjadi ruang silaturahmi antarperangkat desa, PPDI diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah melalui sumbangan ide, masukan kebijakan, hingga program yang dapat diterapkan di masing-masing desa.

Baca Juga: Inovasi PAUD Tana Tidung Jadi Rujukan Nasional, Vamelia Ibrahim: Insentif Guru Tetap Dipertahankan di Tengah Efisiensi Anggaran

‎“Kontribusinya ke pemerintah daerah bisa berupa gagasan, pemikiran, atau program yang bermanfaat. Intinya, kami ingin PPDI menjadi ruang silaturahmi pikiran,” tambahnya.

‎Musda perdana ini diikuti perangkat desa dari seluruh wilayah Kabupaten Tana Tidung. Dari 32 desa, masing-masing mengutus delapan perwakilan sehingga total peserta mencapai 254 orang.(ana/ana)

Editor : Azwar Halim
#tim tank #ppdi #kaltara #Bupati Ibrahim Ali #ktt #kepala desa #Pembentukan #Tana Tidung