TANA TIDUNG— Pemerintah Kabupaten Tana Tidung turut berpartisipasi dalam gelaran Banuanta Fest 2025 dengan menampilkan maket pembangunan Pusat Pemerintahan (Puspem) serta sejumlah produk unggulan pelaku UMKM binaan daerah.
Dalam kegiatan ini, Dinas Koperasi dan UMKM bersama Dinas Pekerjaan Umum hadir mewakili pemerintah daerah selama dua pekan mendatang di Kebun Raya Bundayati, Tanjung Selor.
Kabid Koperasi dan UMKM pada Dinas Perindagkop dan UMKM Kabupaten Tana Tidung Libernatia Suinna Melati menjelaskan bahwa keikutsertaan ini bertujuan untuk memperkenalkan potensi daerah, baik dari sektor pembangunan infrastruktur maupun pengembangan ekonomi kreatif masyarakat.
Baca Juga: Dishub Tana Tidung Imbau Angkutan Sawit Taat Batas Muatan, Maksimal 8 Ton
“Dinas PU membawa maket Puspem sebagai informasi pembangunan dan pengenalan rencana tata kawasan. Sementara kami dari Dinas Koperasi dan UMKM membawa beragam produk lokal binaan, seperti camilan, batik, tas anyaman, serta kerajinan berbahan pandan dan rotan,” ujarnya,Minggu (9/11/2025).
Ia menyebutkan, produk-produk tersebut berasal dari pelaku UMKM binaan Disperindagkop- UMKM maupun PKK melalui program UP2K yang difasilitasi oleh Dekranasda Tana Tidung.
Meski tidak semua pelaku dapat hadir karena kesibukan masing-masing, produk tetap difasilitasi untuk dipamerkan dan dipasarkan di arena festival dalam rangka HUT ke-13 Provinsi Kaltara.
Baca Juga: Sering Terima Laporan, Satpol PP Tana Tidung Sosialisasi Penindakan Hewan Ternak yang Berkeliaran di Pemukiman
“Pelaku UMKM yang hadir langsung hanya dua orang sebagai perwakilan, namun banyak produk yang kami bawa. Sebelumnya kami sudah bersurat dan membuka kesempatan bagi semua yang siap untuk ikut serta,” jelasnya.
Keikutsertaan pada Banuanta Fest 2025 diharapkan dapat membuka ruang pemasaran yang lebih luas sekaligus meningkatkan kebanggaan sertarkonomi masyarakat terhadap produk lokal daerah
Ia menambahkan, kunjungan masyarakat ke stan Tana Tidung cukup banyak hingga berdampak pada penjualan produk UMKM yang dipamerkan.
Baca Juga: Kemenag Tana Tidung Dorong Masjid Menjadi Tempat Ramah Musafir
'Tadi malam saja (malam pertama), penjualan mencapai Rp 1,9 juta. Itu malam saja, cuma malam yang ramai," tutupnya.(ana)