TANA TIDUNG – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 0914/Tana Tidung terus menunjukkan progres signifikan.
Hingga hari ke-14 pelaksanaan, pekerjaan pembukaan jalan desa di Desa Limbu Sedulun, Kecamatan Sesayap, telah mencapai sekitar 57 persen dari total target sepanjang 480 meter dengan lebar 10 meter.
Komandan Satgas TMMD ke-126 yang juga Dandim 0914/Tana Tidung, Letkol Arm R. Ferdian Ricarda, mengungkapkan bahwa pencapaian ini cukup baik, meski sempat terkendala cuaca pada awal pelaksanaan.
Baca Juga: Dapat Tambahan Bansos, Dinsos Tana Tidung Tunggu Data Pusat untuk Penerima BLTS
“Kendala di awal memang karena cuaca. Pada hari-hari pertama hujan turun malam hari sehingga alat berat dan truk tidak bisa beroperasi pagi harinya. Akibatnya pekerjaan baru bisa dimulai siang hari, sedikit terlambat dari rencana,” jelasnya.
Meski demikian, Letkol Ferdian optimistis pekerjaan fisik tersebut dapat selesai tepat waktu, bahkan lebih cepat jika kondisi cuaca bersahabat.
“Seandainya tanpa kendala hujan, progres kita sudah bisa mencapai 60 persen lebih. Tapi kita tetap optimis. Tidak ada kata lanjut — harus selesai sesuai target. Kalau perlu, kita lembur,” tegasnya.
Baca Juga: Pemkab Tana Tidung Wajibkan Lagu Indonesia Raya Diputar dan Dinyanyikan Setiap Pukul 10.00 Pagi
Selain membuka akses jalan, TMMD ke-126 juga melaksanakan pembangunan dua titik sumur bor air bersih di dua desa berbeda, sebagai bagian dari program pembinaan teritorial TNI AD.
Tak hanya itu, kegiatan non-fisik seperti penyuluhan keluarga berencana, hidup sehat, penanganan stunting, dan bahaya narkoba juga telah dilaksanakan. Satgas juga memberikan sosialisasi mengenai cara penerimaan menjadi anggota TNI AD kepada masyarakat setempat.
Dukungan masyarakat terhadap kegiatan TMMD ini pun sangat tinggi. Warga setempat ikut membantu dalam proses pembersihan dan penggalian di sekitar jalan yang dibuka.
Baca Juga: PT BAS dan Pemkab Tana Tidung Gelar Sosialisasi di Empat Desa, Minta Dukungan Masyarakat untuk Kelancaran Investasi
“Masyarakat sangat antusias karena jalan ini adalah akses utama menuju kebun dan sawah mereka. Selama ini kalau hujan atau air pasang, mereka harus berjalan kaki melewati genangan air. Sekarang dengan dibukanya jalan ini, akses mereka jauh lebih mudah,” ujar Letkol Ferdian.
Satgas TMMD menargetkan seluruh sasaran fisik rampung sebelum H+28, sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
Salah satu warga, Markus, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada jajaran TNI yang telah membantu membuka akses jalan menuju area perkebunan masyarakat.
Baca Juga: Pembangunan Jalan TMMD ke-126 Tembus 56 Persen, Satgas dan Warga Terus Genjot Pekerjaan
“Saya selaku masyarakat Limbu Sedulun mengucapkan terima kasih kepada Bapak TNI, khususnya Kodim 0914/Tana Tidung, yang telah membantu kami dalam pembuatan jalan menuju kebun dan jalan tani. Semoga TNI selalu dicintai masyarakat dan tetap di hati kami. TNI Jaya!” ungkap Markus penuh semangat.
Ia menambahkan, keberadaan TMMD membuat masyarakat semakin dekat dengan TNI. Selain turut merasakan manfaat pembangunan, warga juga ikut bergotong royong membersihkan dan memperbaiki lingkungan sekitar jalur jalan baru tersebut.(adv/ana)