Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Antisipasi Kecelakaan Lalu Lintas, Dishub Tana Tidung Wacanakan Bangun Tugu Pemecah Arus di Simpang Kampung KB

Sopian Hadi • Selasa, 2 September 2025 | 11:40 WIB
‎RAWAN LAKALANTAS: Dishub mewacanakan bangun tugu pemecah arus simpang Kampung KB Foto: SOPIAN/RADAR TARAKAN ‎
‎RAWAN LAKALANTAS: Dishub mewacanakan bangun tugu pemecah arus simpang Kampung KB Foto: SOPIAN/RADAR TARAKAN ‎

‎TANA TIDUNG – Simpang Kampung KB rencananya akan dibangun tugu pemecah arus di simpang Kampung KB Tideng Pale Timur, Kecamatan Sesayap.

‎ Selain berfungsi untuk keselamatan lalu lintas, keberadaan tugu tersebut juga diharapkan bisa menjadi ikon baru di kawasan itu.

‎Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Tana Tidung, M. Arief Prasetiawan menjelaskan, kondisi simpang tersebut selama ini cukup rawan kecelakaan karena belum ada traffic light maupun lainya.

Baca Juga: Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali Jajal Perlombaan Tradisional: 2026 Harus Lebih Terencana dan Media Publikasi Dijalankan Kembali

‎Akibatnya, pengendara sering kali memotong jalur secara langsung tanpa memperhatikan kendaraan lain.

‎“Kita tidak tahu siapa yang duluan atau siapa yang lebih laju, kadang main potong begitu. Riskan sekali terjadi kecelakaan,” ujarnya.

‎‎Menurutnya, keberadaan tugu pemecah arus akan membuat pengendara memperlambat laju kendaraan saat berbelok.

Baca Juga: Tim Survei MBG Tinjau Tiga Lokasi di Tana Tidung, Tahun Ini Dibangun Dapur Sehat

‎Bahkan, konsep tugu itu akan mengadopsi nuansa kearifan lokal agar bisa menjadi ikon daerah, meski dengan ukuran yang disesuaikan kondisi setempat.

‎“Kami sudah buat konsep, ya seperti tugu Cinta Damai di Tanjung Selor. Tidak besar, tapi ada nilai kearifan lokalnya. Siapa tahu bisa jadi ikon baru di sini,” tambahnya.

‎Rencana tersebut juga mendapat dukungan positif dari masyarakat maupun pemerintah desa. Mereka menyadari, simpang Kampung KB memang rawan kecelakaan sehingga perlu penataan lalu lintas.

Baca Juga: Marak Aksi Demo, Bupati Tana Tidung Ingatkan Warga: Jangan Termakan Hoaks!

‎"Ini masih wacana, kita susun perencanaannya dulu," ucapnya.

‎Untuk traffic light, kata Arief, sudah diusulkan di depan Pasar. Lampu ini tidak menyala penuh 24 jam, melainkan hanya pada jam-jam tertentu, seperti pagi dan sore, ketika arus kendaraan cukup padat.

‎"Padat saat jam jam masuk kantor pagi dan pulang kantor pada sore hari kita fungsikan traffic light nya," tutupnya.(ana)

Editor : Azwar Halim
#Antisipasi Kecelakaan Lalu Lintas #kaltara #Dishub Tana Tidung