TANA TIDUNG – Pemerintah Kabupaten Tana Tidung melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) 2025 dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia dan HUT ke-18 Kabupaten Tana Tidung.
Plt. Kepala Disdikbud Tana Tidung, Arman Jauhari, menyampaikan bahwa PKD merupakan program nasional dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk melestarikan budaya lokal yang dilaksanakan di setiap daerah.
“Tahun ini, kami menggelar PKD bertepatan dengan dua momentum penting, HUT RI dan HUT Kabupaten, dengan menampilkan berbagai olahraga tradisional seperti enggrang, bakiak, gobak sodor, dan sumpitan,” ujarnya, Kamis (22/8/2025).
Baca Juga: Pembangunan Puspem Tana Tidung Tetap Berlanjut Meski Efisiensi Anggaran
Kegiatan ini, kata Arman, didasarkan pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kebudayaan serta SK Bupati Tana Tidung tentang pembentukan panitia PKD 2025.
Tercatat, jumlah peserta tahun ini cukup besar: enggrang diikuti 32 tim, bakiak 105 tim, gobak sodor 137 tim, dan sumpitan 52 peserta.
Dewan juri melibatkan 16 orang, termasuk dari Ikatan Guru Olahraga Nasional Tana Tidung dan tokoh masyarakat khusus sumpitan.
Baca Juga: Jalan Hatta Menuju Puspem Tana Tidung Bakal Diratakan, Disiapkan Jadi Akses Protokol
“Melalui kegiatan ini kami berharap dapat menumbuhkan minat generasi muda terhadap budaya daerah, memperkuat rasa cinta tanah air, dan menciptakan persatuan masyarakat melalui kompetisi yang sehat,” tambah Arman.
Lomba ini berlangsung 27-29 Agustus..(ana)