TANA TIDUNG – Pemerintah Kabupaten Tana Tidung terus mempercepat pembangunan akses menuju Pusat Pemerintahan (Puspem).
Tahun ini, fokus diarahkan pada Jalan Hatta menuju Bundaran Seludau sepanjang 2,1 kilometer yang akan diratakan dan diperlebar, termasuk Bundaran menuju simpang AJP sepanjang 1 kilometer.
Kepala Dinas PUPR-Perkim Tana Tidung, H. Hadi Aryanto, mengatakan Jalan Hatta dirancang sebagai jalur utama menuju kawasan pemerintahan.
“Ada standar khusus yang kami terapkan untuk jalan menuju Puspem. Jalan lingkar protokol dibangun dua jalur masing-masing 9 meter, dengan lebar keseluruhan 60 meter, dilengkapi pedestrian 5 meter, trotoar 3 meter, dan median 10 meter. Pekerjaan serupa juga dilakukan di depan kantor DPRD dan kantor bupati,” ungkapnya.
Baca Juga: Meski Efisiensi Anggaran, Pemasangan PJU Tetap Berlanjut hingga Simpang Sesayap Selor Tana Tidung Tahun Depan
Ia menambahkan, kontur tanah yang bervariasi membuat sebagian jalan harus diratakan agar sesuai standar.
“Beberapa titik perlu dibuat datar (flat) supaya nyaman dilalui. Untuk jalur utama seperti Jalan Hatta, kami prioritaskan agar benar-benar memenuhi kriteria jalan protokol,” jelasnya.
Saat ini, pembangunan Jalan Hatta–Puspem masih menunggu proses lelang dengan produk pekerjaan tahun ini agregat.
Baca Juga: 60 KPM Jadi Sasaran Bantuan Stimulan Rumah Swadaya di Tana Tidung
"Bangunan kios warga juga tidak ada masalah, sudah disampaikan dan berada di lahan luar area pengerjaan jalan," terangnya.
Hadi menegaskan, pembangunan ini akan menjadi wajah baru kawasan pemerintahan Tana Tidung.
“Ketinggian jalan akan disesuaikan di elevasi 31, bundaran di 32, dan area tertinggi di kantor DPRD serta kantor bupati pada elevasi 33. Nantinya, jalur utama menuju Puspem akan terlihat lebih tertata, representatif, dan layak menjadi pusat pemerintahan,” pungkasnya.(ana)