TANA TIDUNG – Hamparan lahan yang dulunya kosong dan sepi, kini perlahan berubah menjadi pusat aktivitas pembangunan.
Deru alat berat dan kesibukan para pekerja konstruksi menjadi pemandangan sehari-hari di kawasan yang kelak akan menjadi Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Tana Tidung.
Puspem ini tak sekadar berdiri sebagai deretan bangunan perkantoran.
Baca Juga: Bak Pahlawan, Nabil Paskibraka Nasional Disambut Wabup hingga Diarak Keliling Tideng Pale
Ia dirancang dengan konsep modern dan ramah lingkungan. Kepala Dinas PUPR-Perkim Tana Tidung, H. Hadi Aryanto, tampak antusias menceritakan detail pembangunan yang sedang berjalan.
“Seluruh instalasi listrik, jaringan telekomunikasi, hingga pipa air kami letakkan di bawah tanah. Jadi nanti tidak ada lagi kabel-kabel bergelantungan. Semua rapi agar kawasan ini benar-benar terlihat tertata,” ujarnya, Minggu (24/8/2025).
Hadi menuturkan, selain estetika, keamanan kawasan juga menjadi perhatian.
Baca Juga: Dishub Tana Tidung: Operasional Damri Fleksibel Bisa Naik - Turunkan Penumpang di Persinggahan, Tarif Mulai Rp 20 Ribu
Mengingat Tana Tidung kerap dilanda hujan deras, pihaknya melakukan kajian pengendalian banjir agar puspem bebas genangan.
“Ada tiga outlet pembuangan air yang terhubung ke Sungai Sebawang, Sungai Kasai, dan Sungai Seludau. Dengan begitu, air hujan bisa langsung dialirkan dan tidak mengganggu aktivitas,” jelasnya.
Di sisi lain, sentuhan budaya lokal menjadi identitas yang tak terpisahkan. Gedung-gedung utama – termasuk Gedung A, Gedung B, dan kantor DPRD – akan dihiasi ornamen naga bermotif khas Tidung berbahan tembaga.
Baca Juga: Satpol PP Tana Tidung Gelar Pelatihan Pembinaan Anak dan Perlindungan Perempuan
“Ini bentuk penghormatan pada kearifan lokal kita. Puspem ini bukan hanya pusat administrasi, tapi juga simbol jati diri masyarakat Tana Tidung,” tutur Hadi.
Pemerintah daerah menargetkan kawasan puspem berfungsi pada 2026.
Saat itu, kawasan ini diharapkan menjadi pusat pelayanan yang modern sekaligus ikon baru Kabupaten Tana Tidung – tempat di mana kemajuan dan budaya berpadu dalam harmoni.(ana)