TANA TIDUNG – Sabtu (23/8/2025) sekitar pukul 11.30 WITA, Pelabuhan Keramat di Tideng Pale tampak lebih ramai dari biasanya.
Spanduk ucapan selamat terbentang, iring-iringan kendaraan berderet, dan sorak-sorai menyambut kedatangan seorang pemuda yang baru saja mengharumkan nama daerahnya di panggung nasional.
Dialah Nabil El Zahr, putra Tana Tidung yang menjadi Paskibraka Nasional 2025 di Istana Merdeka.]
Baca Juga: Dishub Tana Tidung: Operasional Damri Fleksibel Bisa Naik - Turunkan Penumpang di Persinggahan, Tarif Mulai Rp 20 Ribu
Begitu kakinya menapak di pelabuhan, Wakil Bupati Tana Tidung Sabri langsung menyambut hangat dengan pengalungan bunga. Tidak hanya Nabil tapi juga kepada empat paskibraka tingkat Provinsi Kaltara yang juga turut disambut.
Nabil bersama empat paskibraka provinsi tiba di Tana Tidung menggunakan speedboat Reguler dari Kota Tarakan.
Empat paskibraka provinsi asal Tana Tidung, yakni Rifat Hafidz Ganendra, Rizky Pauzan Nursyam, Virdy Cahya Pratama dan Alif Fatah AR Rozak.
Baca Juga: Satpol PP Tana Tidung Gelar Pelatihan Pembinaan Anak dan Perlindungan Perempuan
Tampak hadir dalam penyambutan Sekda H. Hersonsyah, Plt. Kepala Disdikbud Arman Jauhari, Kabid Poldagri Kesbangpol Firman Rudding, Kabag Tapem Syafaruddin, dan Kabag Hukum Buntar Arief.
Tak hanya seremoni, momen penyambutan ini dilanjutkan dengan kirab.
Nabil dan empat rekannya—Paskibraka tingkat provinsi asal Tana Tidung—diarak keliling, melintasi Tideng Pale Timur, Sebidai, hingga Tana Abang, sebelum finis di Kantor Bupati.
Baca Juga: Tingkatkan Partisipasi Anak Sekolah Usia 5-6 Tahun 91,81 Persen, Bunda PAUD Tana Tidung Terima Penghargaan
Warga yang berdiri di sepanjang jalan melambaikan tangan, seakan berkata: “Kami bangga padamu.”
“Alhamdulillah, senang bisa membawa nama baik Kalimantan Utara, khususnya Tana Tidung,” ucap Nabil dengan senyum sederhana, meski lelah jelas terlihat di wajahnya kepada Radar Tarakan.
Nabil bercerita tentang momen paling mendebarkan dalam hidupnya: bertugas menjadi regul penurunan Sang Saka Merah Putih pada upacara HUT ke-80 RI di Istana Merdeka Jakarta pada 17 Agustus lalu.
Baca Juga: Jembatan Sebawang Rampung, PUPR Tana Tidung Siapkan Pengaspalan Jalan dengan Skema Multiyears
“Ada rasa gugup, apalagi tampil di depan Presiden, tapi harus tetap fokus untuk menampilkan hasil terbaik. Rasanya bangga sekali,” kenangnya.
Selama 23 hari pelatihan intensif, Nabil belajar banyak hal.
“Disiplin, tanggung jawab, kerja sama tim, kepemimpinan, sampai menghargai perbedaan budaya. Itu semua yang saya dapatkan. Pengalaman yang luar biasa,” katanya mantap.
Baca Juga: Dishub Tana Tidung Temukan Aktivitas Bongkar Muat Sawit di Pelabuhan Ilegal, Perusahaan Diminta Gunakan Pelabuhan Sebawang
Nabil berdiri di barisan penjuru paling depan kiri, posisi yang tak semua orang bisa dapatkan.
Kini, setelah pulang, ia berharap kisahnya bisa memotivasi anak-anak muda Tana Tidung.
“Kalau kita mau berusaha, kita bisa. Jangan takut bermimpi,” pesannya.
Baca Juga: Jadi Prioritas, Tahun Depan Jalan Puspem–Bebatu Tana Tidung Dianggarkan Rp 30 Miliar
Hari itu, Tana Tidung tak sekadar menyambut seorang pemuda yang pulang. Mereka menyambut simbol harapan, bukti bahwa dari kabupaten kecil di Kalimantan Utara, bisa lahir generasi yang mengibarkan bendera di Istana Negara.(ana)