Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Cegah Karhutla, Dandim 0914/Tana Tidung Siagakan Personel Gabungan: Kita Harus Bergerak Cepat!

Sopian Hadi • Selasa, 5 Agustus 2025 | 14:04 WIB
APEL: Dandim memeriksa pasukan sebelum apel gelar pasukan kesiapsiagaan darurat Karhutla.FOTO:ISTIMEWA
APEL: Dandim memeriksa pasukan sebelum apel gelar pasukan kesiapsiagaan darurat Karhutla.FOTO:ISTIMEWA

TANA TIDUNG – Menghadapi musim kemarau yang mulai melanda sejumlah wilayah Kalimantan, Kodim 0914/Tana Tidung bersama lintas instansi menggelar apel gelar pasukan dalam rangka kesiapsiagaan dadurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Makodim, Selasa (5/8).

Apel gelar pasukan ini dipimpin langsung oleh Dandim 0914/TNT Letkol Arm. Raden Florensius Ferdian Richarda.

“Walaupun di Tana Tidung belum tampak kejadian besar, namun wilayah tetangga seperti Kalimantan Selatan sudah mulai muncul hotspot (titik api) dan kebakaran. Maka dari itu, perintah dari komando atas jelas: kita harus siap siaga,” tegas Letkol Florensius kepada Radar Tarakan kala ditemui di lokasi simulasi.

Menurutnya, pengalaman kejadian Karhutla di tahun-tahun sebelumnya menjadi pelajaran penting agar seluruh pihak meningkatkan kewaspadaan.

“Sudah ada kejadian di Limbu Sedulun, hampir dua hektare terdampak. Untung cepat diketahui dan ditangani,” ujarnya.

Dandim menjelaskan, pihaknya menyiagakan sekitar 100 personel dari berbagai satuan dalam struktur regu siaga. Sistem piket diberlakukan agar setiap bagian selalu memiliki tim yang siap bergerak cepat dalam penanggulangan.

“Kita bentuk satu SSK (Satuan Setingkat Kompi), kurang lebih 100 sampai 150 orang. Setiap bagian ada piketnya, minimal 10 orang standby setiap hari,” jelasnya.

Untuk mempercepat respons, pihaknya juga akan membentuk grup komunikasi terpadu lintas instansi.

“Siapa pun yang melihat atau mengetahui kebakaran hutan atau lahan, segera laporkan di grup. Informasi itu kunci. Jangan sampai lambat menyebar,” tambahnya.

 Baca Juga: Pemkab Tana Tidung Data Ulang KTMDU Milik OPD, BPKAD Berharap Ada Keringanan

Letkol Florensius juga menyoroti pentingnya edukasi kepada masyarakat, khususnya soal kebiasaan membuka lahan dengan cara dibakar.

Ia mengimbau agar setiap warga yang ingin membakar lahan wajib melapor ke Ketua RT atau kepala desa setempat, dan bisa ditindaklanjuti ke Babinsa atau Bhabinkabtimas.

“Budaya bakar lahan itu masih ada. Kita tidak bisa langsung melarang, tapi harus diawasi. Laporkan sebelum bakar, supaya bisa dicek dan warga sekitar tahu. Kalau ada api membesar, cepat ditangani,” tegasnya.

Apel awal ini diikuti sekitar 150 personel gabungan dari PMK, Satpol PP, Polres, Dinkes, dan BPBD.

Dihadiri Kapolres AKBP Eko Nugroho, Kepala BPBD Didik, perwakilan PMK, Dishub dan instansi terkait lainnya.(ana)

Editor : Azwar Halim
#karhutla #kaltara #dandim #personel gabungan #Tana Tidung