TANA TIDUNG -Kapal pengangkut sawit KM Mulia Jaya dilaporkan tenggelam di perairan Muara Sungai Besar, Desa Bebatu, Kecamatan Sesayap Hilir, Kabupaten Tana Tidung pada Selasa (15/7/2025) dini hari.
Kapal yang membawa muatan sekitar 10 ton tandan buah segar (TBS) sawit ini mengalami kerusakan pada bagian kemudi sebelum akhirnya tenggelam dihantam gelombang.
Kapolres Tana Tidung AKBP Eko Nugroho melalui Kapolsek Sesayap Hilir, Ipda Dedy Timang, menyebut kapal bertolak dari Dermaga Tradisional Tana Merah, Kecamatan Tana Lia, pada Senin (14/7) sekitar pukul 18.00 WITA menuju Dermaga Sesayap, Kecamatan Sesayap Hilir.
Di atas kapal terdapat tujuh orang, yakni sang nahkoda dan enam anak buah kapal (ABK).
Sekitar pukul 02.00 WITA, kapal yang dikemudikan oleh Zulkifli (43) berlabuh di perairan Muara Sungai Besar, Desa Bebatu.
Namun, sambungan baut kemudi mengalami kerusakan. Mesin kapal akhirnya dimatikan.
Tanpa kemudi, kapal terombang-ambing dan berputar akibat dihantam gelombang besar. Air mulai masuk ke dalam lambung, hingga akhirnya kapal perlahan tenggelam.
Namun, sebelum kapal benar-benar karam, para korban berinisiatif melepaskan tali tambang kapal dan berpegangan pada tali tersebut semalaman, demi menyelamatkan diri.
“Sekitar pukul 07.00 WITA, para korban mencoba berenang ke tepian. Beruntung, sebuah perahu nelayan melintas dan segera mengevakuasi mereka ke Desa Sengkong,” ujar Ipda Dedy.
Seluruh Penumpang Selamat, Ini Identitasnya:
1. Zulkifli (Nakhoda, 43 tahun) – Berau
2. Iwan (30) – Tana Merah
3. Sabtan (30) – Tana Merah
4. Sahrul (23) – Tana Merah Barat
5. Bima (21) – Tana Merah
6. Hasan Susilo (30) – Jawa Timur
7. Samsul (40) – Tana Merah
Kapal naas tersebut diketahui milik perusahaan perkebunan sawit PT MAU yang beroperasi di Kecamatan Tana Lia. Saat ini seluruh korban telah dibawa ke Puskesmas Tana Lia untuk menjalani pemeriksaan kesehatan.
Pihak Polsek Sesayap Hilir telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), melakukan pulbaket (pengumpulan bahan keterangan), serta mulai memanggil saksi-saksi untuk menyelidiki penyebab tenggelamnya kapal.(ana)
Editor : Azwar Halim