TANA TIDUNG – Setelah sempat mengalami keterlambatan, pembangunan gedung perpustakaan modern berlantai dua di Kabupaten Tana Tidung akhirnya dimulai.
Peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, pada Senin (9/6/2025).
Proyek yang dibangun di dekat SDN 002 Grouping, Desa Tideng Pale, ini merupakan bagian dari program nasional yang digagas oleh Perpustakaan Nasional (Perpusnas) dan dibiayai langsung oleh pemerintah pusat.
Total anggaran yang dikucurkan mencapai sekitar Rp10 miliar, ditambah Rp1 miliar untuk sarana dan prasarana (sapras). Gedung ini diharapkan menjadi pusat literasi yang terbuka untuk semua kalangan.
Program pusat ini dilaksanakan di sejumlah kabupaten/kota di Indonesia, termasuk Tana Tidung.
Khusus di Bumi Upun Taka, diakui Bupati, pelaksanaannya sempat mengalami keterlambatan.
Hal ini disebabkan oleh kendala administratif, yaitu belum tersedianya lahan bersertifikat yang menjadi syarat mutlak dari Perpusnas.
Pemerintah daerah mengalami kesulitan dalam penyediaan lahan yang memenuhi syarat tersebut.
Namun, upaya tak kenal lelah dari Bupati Tana Tidung akhirnya membuahkan hasil. Setelah melakukan koordinasi intensif dengan Dinas Pendidikan, ditemukan solusi: sebuah lahan milik Dinas Pendidikan resmi dialihfungsikan menjadi lahan perpustakaan.
Sertifikat atas lahan tersebut pun berhasil diterbitkan atas nama Dinas Perpustakaan, sehingga membuka jalan bagi dimulainya pembangunan.
"Alhamdulillah, ini menjadi kabar baik untuk seluruh masyarakat Tana Tidung. Pembangunan perpustakaan ini bukan hanya untuk anak-anak sekolah, tetapi terbuka untuk umum. Siapa pun bisa datang dan memanfaatkan fasilitas yang ada," ujar Bupati.
Lebih dari sekadar gedung, perpustakaan ini juga akan dilengkapi dengan tata lanskap yang indah serta berbagai sarana penunjang lainnya.
Pembangunan ini tidak hanya dipandang sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan literasi, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang dalam pengembangan sumber daya manusia di daerah.
Pemerintah Kabupaten Tana Tidung berharap, perpustakaan ini dapat menjadi magnet baru yang meningkatkan minat baca, memperluas wawasan, dan menjadi ruang edukatif yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan ini Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Yungkul, Ketua TP PKK Vamelia Ibrahim, Plt. Sekda Idhamnur, Asisten II Uus Rusmanda, serta tamu undangan lainnya. (ana)
Editor : Azwar Halim