Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Bupati Tana Tidung Bilang Pentingnya Ekstrakurikuler: Anak Cerdas Itu Lahir dari Kepercayaan Diri

Radar Tarakan • Jumat, 16 Mei 2025 | 12:47 WIB
BERI DUKUNGAN: Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali menyalami para peserta.
BERI DUKUNGAN: Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali menyalami para peserta.

TANA TIDUNG – Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali memberikan sambutan hangat dan penuh semangat saat membuka Kejuaraan Cabang Olahraga Kelompok Umur yang digelar oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Disperpora), Jumat (16/5).

Dalam sambutanya, ia menekankan pentingnya kegiatan ekstrakurikuler dan olahraga dalam membentuk karakter serta kepercayaan diri generasi muda.

“Saya selalu tekankan pentingnya kegiatan seperti ini. Mau itu pramuka, PMI, atau olahraga, semua ini harus rutin dilaksanakan. Karena dari sinilah kepercayaan diri anak-anak kita tumbuh,” ujar Bupati.

Ia mencontohkan, banyak anak yang sebenarnya pintar, namun tidak percaya diri saat harus tampil di depan umum.

“Anak pintar itu belum tentu cerdas. Tapi anak cerdas pasti pintar. Kegiatan seperti ini yang menumbuhkan kecerdasan sejati,” lanjutnya.

Bupati juga menyoroti pentingnya peran guru dalam mendidik anak-anak, tidak hanya dalam akademik, tetapi juga dalam adab dan akhlak.

“Saya percaya penuh kepada bapak dan ibu guru untuk mendidik anak-anak kami. Tapi kalau guru tak mampu mendidik, berarti amanah itu gagal dijaga,” tegasnya.

Dalam sambutannya, Bupati juga menyampaikan pengalaman pribadinya sebagai orang tua.

Ia menuturkan bagaimana ia memberikan kebebasan kepada anaknya untuk belajar dari pengalaman, termasuk saat bermain futsal, meskipun belum mahir.

“Anak saya, Dapa, belum jago main futsal, tapi semangatnya luar biasa. Dia minta sepatu futsal sendiri, latihan, bahkan semangat ikut lomba. Itu yang saya lihat: semangat untuk tampil, semangat untuk mencoba,” katanya sambil tersenyum.

Namun, ia juga menyayangkan adanya laporan bahwa beberapa sekolah swasta sempat ditolak saat ingin mendaftar kejuaraan.

“Saya tidak setuju jika panitia terlalu kaku. Semua anak berhak ikut, baik dari sekolah negeri maupun swasta. Ini bukan soal menang atau kalah, tapi soal semangat anak-anak untuk bersenang-senang dan bertanding,” ucapnya.

Bupati juga menyoroti anggaran kejuaraan yang mencapai Rp466 juta, namun nilai hadiah hanya Rp118 juta.

“Harusnya operasional kecil, hadiah besar. Anak-anak itu semangat karena ingin diakui, jadi berikan mereka apresiasi yang layak,” kritiknya.

Sebagai informasi anggaran Rp 466 juta itu juga diperuntukan untuk perlengkapan pertandingan yang beberapa diantaranya beli baru.

Dengan berbagai pesan yang disampaikan, Bupati berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk membentuk generasi muda yang percaya diri, beradab, dan berprestasi.

Ia menutup sambutannya dengan menyerukan kepada semua pihak untuk lebih peduli dan disiplin dalam membina anak-anak Tana Tidung. Acara ini dihadiri asisten II, Pj Sekda, kepala OPD dan forkopimda.(ana)

Editor : Azwar Halim
#kaltara #kepercayaan diri #bupati tana tidung #ekstrakurikuler #Tana Tidung