Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Akses Internet V-SAT di Kantor Desa, Puskemas dan Sekolah Tana Tidung Diputus

Sopian Hadi • Rabu, 26 Maret 2025 | 20:39 WIB
Kabid TI Diskominfo Dicky Sumastyono
Kabid TI Diskominfo Dicky Sumastyono

TANA TIDUNG – Sejak awal 2025, sejumlah kantor desa, sekolah, dan puskesmas di Kabupaten Tana Tidung mengalami gangguan bahkan kehilangan akses internet akibat pemutusan layanan V-SAT oleh penyedia jasa.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari efisiensi anggaran yang dilakukan oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi, Informasi, dan Digitalisasi (Kominfodigi).

Kepala Bidang Teknologi dan Informatika Diskominfo Tana Tidung, Dicky Sumastyono, mengungkapkan bahwa pemutusan ini terjadi karena BAKTI telah mengirimkan surat kepada penyedia layanan untuk menghentikan perpanjangan kontrak.

Namun, hingga saat ini, pemerintah daerah belum menerima surat resmi terkait keputusan tersebut.

"Karena mereka masih mengkaji, apakah bisa diperpanjang atau tidak, dan belum ada statement resmi dari mereka, itu yang saya pahami dari info yang saya terima dari WA grup," terangnya.

Pemutusan layanan ini berdampak signifikan bagi daerah yang selama ini mengandalkan V-SAT sebagai satu-satunya sumber internet.

Beberapa titik yang terdampak parah meliputi Belayan Ari, Menjelutung, dan Sengkong. Di wilayah-wilayah tersebut, sinyal internet menjadi sangat lemah hingga hampir tidak dapat digunakan untuk keperluan kerja.

Meskipun perangkat V-SAT masih terpasang di beberapa kantor desa, puskesmas, dan sekolah, layanan yang tidak stabil membuat masyarakat kesulitan.

Warga di Menjelutung, misalnya, harus mencari lokasi tertentu agar bisa mendapatkan sinyal.

“Kami masih bisa menangkap sinyal di beberapa titik, seperti di pelabuhan atau di sekitar Balai Adat Tidung. Tapi harus mencari posisi yang pas. Bahkan ada warga yang sampai memasang modem eksternal untuk menangkap sinyal dan menyebarkannya kembali. Kalau di kantor desa betul betul blank spot,,” ungkapnya.

Di Sengkong, jaringan Indosat masih bisa diakses di sekitar masjid, tetapi kondisinya tidak stabil.

“Kadang dapat sinyal 4G satu atau dua balok, tapi sebentar saja lalu hilang. Untuk komunikasi mendesak masih bisa, tapi untuk bekerja jelas tidak memungkinkan,” tambahnya.

Diskominfo Tana Tidung saat ini tengah mencari solusi dengan berupaya meminta aktivasi kembali jaringan di beberapa wilayah terdampak.

“Kami akan bersurat dengan pihak terkait, termasuk BAKTI untuk mencari solusi terbaik bagi daerah-daerah yang terdampak,” ujar Dicky.(ana)

Editor : Azwar Halim
#akses internet #kantor desa #puskemas #sekolah #diputus #Tana Tidung