TANA TIDUNG – Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, menegaskan bahwa Pelabuhan Bebatu harus segera diaktifkan tahun ini guna menekan harga tinggi bahan pokok dan material konstruksi di wilayahnya.
"Kenapa saya bilang harus mulai aktif? Karena pelabuhan ini merupakan salah satu faktor penting untuk menekan harga yang masih mahal, baik bahan pokok maupun material konstruksi di Kabupaten Tana Tidung," ujar Ibrahim Ali di Pendopo Djaparuddin, Tideng Pale.
Menurutnya, selama ini akses distribusi yang terbatas menyebabkan harga barang di Tana Tidung lebih tinggi dibandingkan daerah lain.
Jika Pelabuhan Bebatu mulai beroperasi secara maksimal, distribusi logistik akan lebih lancar, sehingga harga barang seperti semen, beras, dan kebutuhan lainnya menjadi lebih terjangkau bagi masyarakat.
Hal ini juga diharapkan oleh Aprianur, seorang pedagang sembako di Pasar Imbayud Taka. Ia menilai pengaktifan pelabuhan sangat penting untuk menjaga kestabilan pasokan barang.
"Mayoritas kebutuhan pokok yang kami jual berasal dari luar Tana Tidung, bahkan dari luar Kaltara, yang diangkut via darat. Jika terjadi banjir, longsor, atau jalan rusak, distribusi barang terhambat, menyebabkan kelangkaan dan lonjakan harga," ungkapnya.
Ia berharap dengan beroperasinya Pelabuhan Bebatu, distribusi barang bisa lebih lancar dan tidak lagi bergantung sepenuhnya pada jalur darat.
"Kalau barang bisa masuk lewat kapal, insya Allah distribusinya lebih lancar dan tidak berdampak pada kenaikan harga," tutupnya.(ana)
Editor : Azwar Halim