Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Tana Tidung Terkendala Aplikasi

Sopian Hadi • Rabu, 19 Maret 2025 | 15:14 WIB
GRATIS: Pemeriksaan kesehatan gratis yang diluncurkan pada Februari lalu.(DOK)
GRATIS: Pemeriksaan kesehatan gratis yang diluncurkan pada Februari lalu.(DOK)

TANA TIDUNG – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tana Tidung, H.M. Sarif, mengungkapkan bahwa program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di daerahnya masih menghadapi kendala terkait penggunaan aplikasi Satu Sehat.

Program ini telah diluncurkan sejak Februari lalu sebagai hadiah ulang tahun pasien dan dibagi menjadi tiga tahap, termasuk pemeriksaan bagi anak sekolah serta layanan khusus seperti pemeriksaan untuk ibu hamil.

"Pemeriksaan untuk anak sekolah akan lebih ramai pada bulan Juli saat tahun ajaran baru dimulai. Penjaringan ini gratis, termasuk untuk ibu hamil," ujar Sarif.

Namun, salah satu kendala utama adalah sistem pendaftaran yang mengharuskan warga menggunakan aplikasi Satu Sehat.

"Kami masih melakukan sosialisasi kepada tenaga kesehatan dan masyarakat. Masalahnya, tidak semua warga memiliki ponsel atau akses ke aplikasi ini," jelasnya.

Meski begitu, beberapa kecamatan seperti Tideng Pale dan Sesayap Hilir sudah mulai memanfaatkan program ini.

"Ada yang 17 orang, ada juga 25 orang," sebut Sarif.

Sarif menegaskan bahwa program ini tetap terbuka bagi siapa saja yang ingin mendaftar, baik melalui aplikasi maupun WhatsApp meski tidak berulang tahun.

"Kami berusaha agar penggunaan aplikasi ini tidak menjadi kendala utama. Selain aplikasi, pendaftaran juga bisa dilakukan via WhatsApp, sehingga lebih fleksibel bagi masyarakat," tambahnya.

Antusiasme warga cukup tinggi karena layanan ini diberikan secara gratis untuk melakukan pemeriksaan kadar gula darah dan pemeriksaan kesehatan dasar lainnya.

Namun, karena keterbatasan teknologi di beberapa wilayah, Dinkes masih berupaya memperluas sosialisasi secara bertahap.

"Program ini sudah berjalan, dan setiap kegiatan di lapangan selalu disertai dengan sosialisasi PKG," ujarnya.

Dari data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), progres PKG di Provinsi Kalimantan Utara berada di zona kuning, yang berarti cakupan layanan sudah mencapai 50 hingga 80 persen.

"Ada tiga kategori, yaitu hijau, kuning, dan merah," bebernya.

Program ini kata Sarif juga memberikan keuntungan kepada Dinkes Tana Tidung karena dapat melakukan deteksi dini.

"Kalau ada yang perlu dirujuk ke rumah sakit, kita rujuk," tutupnya.(ana)

Editor : Azwar Halim
#tarakan #kaltara #Pemeriksaan kesehatan Gratis #Tana Tidung