Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Ribuan Obor Ramadan Terangi Tideng Pale

Radar Tarakan • Selasa, 12 Maret 2024 | 12:03 WIB

 

IST MERIAH: Ribuah peserta ramaikan pawai obor sambut Ramadan 1445 H/2024 yang digelar, Senin malam (10/3).
IST MERIAH: Ribuah peserta ramaikan pawai obor sambut Ramadan 1445 H/2024 yang digelar, Senin malam (10/3).

TANA TIDUNG  - Ribuan obor yang dibawa peserta pawai menyambut bulan Ramadan 1445 H/2024 menerangi jalan protokol yang dilalui, Senin malam (10/3). Kegiatan yang dilepas langsung Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali ini dimulai dari RTH H. Joesoef Abdullah, Tideng Pale, lalu melewati Jalan Tanah Abang, Jalan Amantawa, Jalan TMD, Jalan Jenderal Sudirman dan kembali ke RTH H. Joesoef Abdullah.

Peserta kegiatan yang rutin digelar setiap tahun ini tidak hanya dari kalangan anak anak tapi juga orang dewasa. Suasana ini membuat meriah sepanjang jalan yang dilalui.

Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali mengatakan, tarhib Ramadan pawai obor ini merupakan bentuk kegembiraan masyarakat muslim di Bumi Upun Taka sehingga tak diherankan pesertanya cukup membludak.

“Peserta cukup antusias dan penuh kegembiraan mengikuti pawai obor ini,” kata Ibrahim Ali.

Dan, sambung Ibrahim Ali, pawai obor ini sudah menjadi tradisi bagi umat muslim yang ada di kabupaten termuda di Kaltara dalam menyambut bulan suci Ramadan

Namun, kata Bupati, bentuk kegimbiraan tidak hanya disalurkan lewat kegiatan pawai obor, tetapi perlu diaktualisasikan dengan ketakwaan dalam menjalankan ibadah selama sebulan penuh.

“Bulan suci Ramadan adalah momentum bagi umat Islam dalam meningkatkan iman kepada Allah SWT dengan mengerjakan perintah dan menjauhi larangan, memperbanyak amal saleh,” ujar Ibrahim Ali.

Ia pun berharap seluruh masyarakat Tana Tidung dapat selalu menjaga ketertiban dan keamanan  bersama agar tetap kondusif selama pelaksanaan ibadah puasa.

Sebelumnya, bupati menyammpaikan ormas Muhammadiyah telah lebih dulu melaksanakan salat terawih dan puasa pada 11 Maret, sementara Nahdlatul Ulama (NU) dan pemerintah baru menetapkan 1 Ramadan pada 12 Maret. Artinya, pemerintah mengawali salat tarawih pada Selasa malam (11/3).

“Kita sebagai negara kesatuan Republik Indonesia, pemerintah mengakui ormas Muhammadiyah di negeri ini, maka kita wajib menghormati saudara saudara kita yang lebih dulu melaksanakan ibadah puasa atau 1 Ramadan, “ tutupnya.

Baca Juga: Kemenag Lakukan Rukyatul Hilal 10 Maret

Sementara Kapolres Tana Tidung AKBP Didik Purwanto  mengajak kepada masyarakat di Bumi Upun Taka agar bersama sama dapat menjaga ketertiban dan  keamanan di masyarakat selama bulan Ramadan, sehingga dapat melaksanakan ibadah sebulan penuh dengan khusyuk.

“Mari kita bersama sama menjaga kamtibmas di wilayah kita masing- masing,” ujar Kapolres. (ana/har)

Editor : Azwar Halim
#kaltara #Tana Tidung