Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Kemenag Lakukan Rukyatul Hilal 10 Maret

Radar Tarakan • Rabu, 6 Maret 2024 | 08:28 WIB

 

RADAR TARAKAN PANTAU HILAL: Kemenag Kaltara akan melakukan pemantauan hilal 1 Ramadan di Taman Berlabuh Kota Tarakan 10 Maret nanti. Tampak kegiatan pemantauan hilal di Tarakan tahun lalu.
RADAR TARAKAN PANTAU HILAL: Kemenag Kaltara akan melakukan pemantauan hilal 1 Ramadan di Taman Berlabuh Kota Tarakan 10 Maret nanti. Tampak kegiatan pemantauan hilal di Tarakan tahun lalu.

TANA TIDUNG - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kaltara akan kembali melakukan rukyatul hilal 1 Ramadan 1445 H di Kota Tarakan pada 10 Maret mendatang.

Kepastian tersebut disampaikan Kepala Bidang Haji dan Bimas Islam Kanwil Kemenag Kaltara H. M. Saleh kepada Radar Kaltara, Selasa (5/3).

Pemantauan hilal penetapan 1 Ramadan tahun ini kembali dilakukan di Taman Berlabuh seperti tahun tahun sebelumnya. Meski diakui, belum pernah terlihat hilal dari lokasi tersebut.

“Kemenag kabupaten juga akan melakukan pemantauan hilal di wilayah masing-masing. Kalau kita di kota Tarakan bersama Kemenag Tarakan,” ungkap Saleh.

Hasil rukyatul hilal akan disampaikan ke Kemenang RI untuk dibawa ke sidang isbat yang dilaksanakan pada malam di hari yang sama untuk disampaikan ke masyarakat.

Sebelumnya Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadan 1445 jatuh pada 11 Maret, sementara pemerintah dalam hal ini Kemenag RI masih menunggu hasil rukyatul hilal yang dilaksanakan di semua provinsi di Indonesia.

“Sepertinya tahun ini berbeda (1 Ramadan Muhammadiyah dan pemerintah),” ucap Saleh.

Untuk pastinya, Saleh meminta masyarakat menunggu pengumuman resmi dari pemerintah. Apakah tanggal 12 Maret, 1 Ramadan yang ditetapkan pemerintah?. Saleh tidak dapat memastikan. 

“Belum tentu. Kita lihat saja nanti, setelah dilakukan rukyatul hilal,” kata Saleh.

Dikutip dari Jawapos. Com, sebelunya Pengurus Pusat Muhammadiyah resmi menetapkan 1 Ramadan 1445 Hijriah jatuh pada 11 Maret 2024. Keputusan ini ditetapkan berdasarkan Putusan Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah.

Baca Juga: Anggaran Klir, Pilkada Digelar 27 November, Maret Persiapan Calon Perseorangan

Seperti dilansir dari laman resmi pwmu.co, berdasarkan hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan 1445 Hijriah jatuh pada Senin, 11 Maret 2024.

 Surat penetapan ditandatangani Wakil Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Hamim Ilyas dan Sekretaris Atang Solihin. Menurut penetapan Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, maka wilayah Indonesia sudah mulai berpuasa Ramadan pada 11 Maret 2024.

 Tinggi bulan pada saat matahari terbenam di Jogjakarta tanggal 10 Maret yakni (¢ = -07° 48′ LS dan l= 110° 21′ BT ) = +00° 56′ 28” (hilal sudah wujud). Sedangkan pada saat matahari terbenam, bulan berada di atas ufuk (hilal sudah wujud) kecuali di wilayah Maluku Utara, Papua, Papua Barat, dan Papua Barat Daya.

 Oleh karena itu, Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah juga telah menetapkan 1 Syawal 1445 Hijriah jatuh pada Rabu, 10 April 2024 dan 1 Zulhijah 1445 Hijriah jatuh pada Sabtu, 8 Juni 2024.

 Kemudian Hari Arafah (9 Zulhijjah) jatuh pada Ahad, 16 Juni 2024, dan Idul Adha pada Senin, 17 Juni 2024. Tinggi bulan saat matahari tenggelam tanggal 9 April 2024 di Jogjakarta (¢=-07° 48′ LS dan l = 110° 21′ BT ) = +06° 08′ 28″ (hilal sudah wujud), dan di wilayah Indonesia pada saat matahari terbenam bulan berada di atas ufuk. (ana/har)

Editor : Azwar Halim
#kaltara #Tana Tidung