Kegiatan yang berlangsung di Stadion Mini RTH Tideng Pale ini dibuka langsung Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali.
Usai membuka kegiatan, Bupati bersama istri Vamelia Ibrahim dan Wakil Bupati Hendrik dan kepala OPD mengunjungi stan yang telah siap dengan jajanan tradisional khas Tana Tidung dan beberapa paguyuban lainnya.
Dikesempatan ini bupati juga memperkenalkan jajanan khas suku Tidung, Bulusu dan lainnya.
Tidak hanya nama menu masakan, Bupati menjelaskan potensi kekayaan alam di sektor perikanan salah satunya udang galah.
"Udang galah ditangkap di perairan Tana Tidung ini dengan mengunakan alat tangkap ramah lingkungan, tidak menggunakan racun atau setrum," kata bupati.
Di kesempatan itu, bupati bersama istri juga menyicipi makanan yang disiapkan Kecamatan Muruk Rian salah satunya lawar tembiluk.
Hewan sejenis cacing yang hidup di dalam batang kayu lapuk di air ini viral media sosial.
Bahkan bupati dan istri menyicipi tembiluk bersama Norlela, konten kreator yang memviralkan makanan suku Bulusu Tana Tidung.
Sebelumnya bupati mengatakan selain mengangkat budaya dan makanan khas KTT, makan gratis jajanan khas Tana Tidung ini juga merupakan rangkaian Irau Tana Tidung 2022.
Ada sekitar 3.500 porsi yang disiapkan untuk masyarakat.
Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali membuka secara resmi makan gratis.
"Kegiatan ini dari rakyat untuk rakyat," kata Bupati usai mengunjungi stan.
Diharapkan dengan kegiatan ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.
"Masih banyak kegiatan yang digelar dalam Irau 2022, termasuk makan gratis ini," ujarnya.(ana)
Editor : Sopian Hadi