Kali ini pencarian juga melibatkan Basarnas Tarakan dan tim gabungan TNI Polri, Polairud, dan juga keluarga korban. Pencarian tersebut pun menjadi tontonan warga sekitar.
Selain itu, pencarian korban juga melibatkan pawang buaya untuk membantu dalam mempercepat penemuan korban. Pawang yang berada di lokasi tersebut meminta kepada warga untuk tidak masuk dalam prosesi ritual.
"Saya minta tolong jangan masuk ke area ritual, hargailah keluarga korban, kalian kan sudah besar tidak malukan ditempeleng anak muda kaya kami hari ini," kata salah satu keluarga korban.
Menurutnya, pawang tidak mengizinkan orang lain masuk ke area tersebut, dan hanya boleh 3 orang saja termasuk keluarga korban.
Kepala Desa Bebatu Mahmuda yang juga ikut memantau pencarian korban mengungkapkan, bahwa akan dilakukan pemotongan kambing untuk memancing buaya keluar.
"Tadi katanya jam 15.00 Wita mau ada pemotongan kambing untuk memancing si buaya ini," ujar Mahmuda. (*) Editor : Muhammad Erwinsyah