Danrem 092/Maharajalila, Brigjen TNI Rifki mengatakan, telah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Tana Tidung khususnya Wakil Bupati Kabupaten Tana Tidung, Hendrik, SH., MH agar melakukan tindakan untuk mengisolasi masyarakat yang terkonfirmasi virus Covid-19. Dibutuhkan tindakan cepat tanggap agar penyebaran Covid-19, tidak menyebar ke masyarakat lainnya.
"Ya kalau memang positif, segera dilakukan isoman dan berikan pengobatan dengan melihat level gejala pasien yang positif tersebut. Kalau ringan hingga sedang, lakukan isoman. Jika pasien tersebut dengan level gejala sedang-berat segera ditangani di rumah sakit," kata Rifki.
Selain itu, ia juga lakukan komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Tana Tidung untuk tuntaskan penyaluran vaksin ke masyarakat. Sehingga jika masyarakat telah divaksin dan terinfeksi Covid-19, maka risiko akibat dari terinfeksi tersebut ringan daripada yang belum divaksin.
"Orang yang divaksin itu jauh lebih ringan efeknya ketika terinfeksi virus. Saya sendiri sudah pernah kena, tapi dengan status OTG (orang tanpa gelaja). Karena saya udah vaksin pertama dan kedua," tambahnya
Rifki kembali mengingatkan bahwa terletak perbedaan antara masyarakat yang sudah divaksin maupun belum divaksin ketika terinfeksi virus Covid-19. Di mana masyarakat yang belum vaksin, jika terinfeksi virus Covid-19 gejalanya akan lebih berat. "Karena itu seluruh daerah harus mencapai target 100 persen," tutupnya (*) Editor : Muhammad Erwinsyah