TANA TIDUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Tidung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) KTT berencana akan menjadikan kawasan hutan pinus di Kecamatan Sesayap sebagai lokasi wisata baru. Hutan itu nantinya akan disulap seperti wisata hutan pinus Imogiri Mangunan yang ada di Yogyakarta.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan, Didik Darmadi mengatakan, pihaknya bakal segera berkoordinasi dengan pihak terkait dengan rencana tersebut.
“Lokasi itu akan dikembangkan seperti di Jogja,” ujarnya, Minggu (18/11).
Menurutnya, jika mengacu pada wisata hutan pinus Imogiri, hutan pinus di Kabupaten Tana Tidung perlu diberi beberapa fasilitas seperti lokasi teater yang menyatu dengan alam, kamar mandi umum, musala dan warung-warung sederhana.
“Ada juga seperti ayunan hammock yang digantung di antara pepohonan untuk pengunjung bersantai serta rumah pohon yang membuat suasana menjadi sangat nyaman dan asyik. Dengan demikian, hutan itu akan jadi tempat piknik yang pas untuk menepi sejenak dari hiruk pikuk pekerjaan dan ini bisa menjadi slah satu pendapatan asli daerah (PAD) nantinya,” jelasnya.
Didik Darmadi menyatakan, rencana itu bermula dari banyaknya orang yang melakukan selfie di kawasan hutan pinus. Pasangan kekasih yang foto pra nikah (prewedding) di hutan itu, dan itu salah satu daya tarik untuk ke depannya.
Sementara itu, dari pantauan Radar Tarakan, hutan pinus ini berada di atas gunung menuju perkantoran sejumlah instansi Kabupaten Tana Tidung. Kantor ini berada di wilayah pegunungan. Sehingga ke depan tempat ini akan menjadi salah satu ikon Tana Tidung untuk bisa menarik wisatawan masuk ke sini. “Bukan hanya itu ada beberapa taman yang saat ini sudah dalam pengerjaan dan itu juga dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) KTT,” lanjutnya.(*/rko/zia).
Editor : Azwar Halim