Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Demi Tampil Unik dan Kreatif, Daur Daun dan Koran Bekas

Azwar Halim • Selasa, 21 Agustus 2018 | 16:21 WIB
demi-tampil-unik-dan-kreatif-daur-daun-dan-koran-bekas
demi-tampil-unik-dan-kreatif-daur-daun-dan-koran-bekas

KEKAYAAN budaya Indonesia tidak diragukan lagi banyak yang berasal dari berbagai daerah. Sayangnya kekayaan budaya itu belum tergali maksimal. Berbagai daerah pun mencoba memperkenalkan budayanya lewat ajang karnaval ataupun festival. Seperti yang dilakukan sejumlah warga Tana Tidung, Sabtu (18/8).


RIKO, TANA TIDUNG


Sejak Sabtu (18/8) pagi, ribuan masyarakat tumpah ruah memadati jalan-jalan utama untuk menyaksikan karnaval budaya. Acara ini merupakan rangkaian acara memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11 Kabupaten Tana Tidung (KTT) dan HUT ke-73 RI.


Karnaval budaya ini diikuti puluhan peserta, dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) dan tak ketinggalan juga umum dan para OPD. Peserta pun berlomba-lomba menampilkan aksi mereka yang mampu memukau penonton yang sedang menunggu penampilan mereka.


Tema karnaval kali ini adalah Bhineka Tunggal Ika. Dalam karnaval tahun ini didominasi kebanyakan pakaian adat khas tanah air. Namun, banyak pula kreativitas dari pelajar yang sangat menghibur penonton. Seperti memanfaatkan barang-barang bekas yang kemudian menjadi barang yang bernilai tinggi.


Rute karnaval budaya tahun ini dimulai di halaman Pendopo Djaprudin dan finish di pertigaan Jalan Perintis depan Pasar Induk Imbayud Taka Kabupaten Tana Tidung. Aneka koran bekas dipadukan kantong plastik turut ditampilkan saat parade tersebut.


“Kan kalau mau cantik dan bergaya mewah tidak harus mahal. Saya melihat di rumah banyak koran bekas jadi saya berinisiatif menciptakan kreasi sendiri dengan mendaur kembali koran bekas agar menjadi sesuatu yang indah untuk mengikuti karnaval budaya,” kata  Hesti salah seorang peserta dari SD 001 Tana Tidung, Sabtu (18/8).


“Kami hanya menggunakan koran bekas agar dapat membuat sesuatu yang berbeda dalam mengikuti karnaval budaya tahun ini," sambungnya kepada awak media ini.


Bukan hanya menggunakan baju dari  hasil kreativitas, peserta karnaval juga menampilkan berbagai pesan seperti “Stop Narkoba” yang memberikan informasi kepada generasi muda untuk terhindar dari narkoba dan menjauhi segala bentuk narkoba. Para peserta anti narkoba pun dilakoni para peserta karnaval agar para generasi muda tahu bahaya menggunakan narkoba.


“Untuk saat ini bangsa indonesia darurat akan narkoba. Tidak sedikit generasi bahkan orang tua sekalipun berakhir dengan kematian ataupun berakhir di jeruji besi atas perbuatan narkoba. Sehingga masa depan dan cita cita akan hancur karena ulah narkoba yang hanya senang sesaat” ungkap Hadjral yang merupakan salah seorang  siswa SMP di Tana Tidung. (zia)


 

Editor : Azwar Halim