Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Rusun untuk Masyarakat Umum Dibangun di IKN

Radar Tarakan • Senin, 19 Mei 2025 | 11:00 WIB
PANTAU LANGSUNG : Menteri PKP Maruarar Sirait bersama Kepala Otorita IKN Mochamad Basuki Hadimuljono di sela-sela kunjungannya meninjau sejumlah lokasi pembangunan di IKN FOTO:HUMAS KEMENTERIAN PKP
PANTAU LANGSUNG : Menteri PKP Maruarar Sirait bersama Kepala Otorita IKN Mochamad Basuki Hadimuljono di sela-sela kunjungannya meninjau sejumlah lokasi pembangunan di IKN FOTO:HUMAS KEMENTERIAN PKP

RUMAH susun (rusun) untuk masyarakat umum akan dibangun di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) berencana membangun hunian yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu di ibu kota negara baru ini.

Rencana itu disampaikan oleh Menteri PKP Maruarar Sirait di sela-sela kunjungannya meninjau sejumlah lokasi pembangunan di IKN pada Sabtu (17/5).

Mulai dari Rumah Tapak Jabatan Menteri (RTJM) hingga Rusun untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dan personel Pertahanan dan Keamanan (Hankam).

“(Penyediaan rusun untuk masyarakat di IKN) Ini adalah arahan dari Presiden. Harus ada (hunian) buat masyarakat. Terutama masyarakat kecil,” katanya kepada awak media.

Selain itu, pria yang akrab disapa Ara ini juga menyampaikan rencana untuk bekerja sama dengan pengembang yang ada di Kaltim, Untuk menyediakan hunian bagi ASN yang bertugas di IKN.

Bekerja sama dengan REI (Real Estate Indonesia), APERSI (Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia), dan HIMPERA (Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat) yang ada di Kaltim.

“Kalau boleh pegawai di sini (IKN) punya rumah. Supaya nanti pengembang di Kaltim bisa hidup juga. Seperti REI, APERSI, HIMPERA yang ada di Kaltim, juga bisa hidup,” jelasnya.

Dia mengungkapkan untuk pembangunan RTJM yang ada di IKN menghabiskan anggaran sebesar Rp 14 miliar per unitnya.

Dengan jumlah 36 unit rumah yang dibangun sejak tahun 2023, memiliki luas bangunan 736 meter persegi dengan luas lahan 1.200-1.500 meter persegi.

Bangunan ini didesain dua lantai dan basement, dengan 9 kamar dan 3 kamar mandi. Selain itu, ada sebanyak 47 tower rusun yang dibangun untuk ASN di IKN.

Dengan jumlah 13.810 unit hunian yang berada di 47 tower rusun. Dan juga rusun Hankam, yang terdiri dari 7 rusun untuk personel Polri dan BIN. Serta 9 rusun untuk Paspampres, dengan total 960 unit.

Yang menghabiskan anggaran sebesar Rp 600 miliar untuk satu rusun.

“Kami ingin bagaimana RTJM dan rusun ini bisa digunakan dengan maksimal. Dan saya akan meninjau apakah 1 atau 2 bulan. Minimal 1 bulan dalam setahun. Karena banyak pekerjaan Kementerian PKP di IKN, seperti membangun rusun,” jelasnya.

Kepala Otorita IKN Mochamad Basuki Hadimuljono yang mendampingi kunjungan Menteri PKP ini mengapresiasi rencana untuk membangun rusun untuk masyarakat umum di IKN.

“Kunjungan Pak Menteri PKP membawa inovasi bahwa beliau akan membangun rusun tidak hanya untuk ASN dan Hankam, tapi juga untuk masyarakat. Walaupun baru satu tower, ini akan membawa kemajuan bahwa IKN juga menyediakan hunian untuk masyarakat,” ujar Basuki. (kpg/jnr)

Editor : Azwar Halim
#IKN #rusun