SAMARINDA – Tim Kecamatan Samarinda Kota melakukan kunjungan ke Pasar Subuh di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Samarinda Kota, Selasa (8/4). Kunjungan itu untuk meninjau kondisi pasar terkait rencana relokasi pedagang yang telah direncanakan Dinas Perdagangan.
Camat Samarinda Kota Yosua Laden mengatakan, Pasar Subuh saat ini dihuni 56 pedagang yang menjual berbagai macam barang dagangan seperti sayur, daging, ikan, dan lain-lain.
Berdasarkan data Dinas Perdagangan, para pedagang tersebut direncanakan akan direlokasi ke Pasar Beluluk Lingau di Jalan PM Noor, Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara. Namun, rencana relokasi itu mendapat tanggapan beragam para pedagang.
"Kami menerima aduan berupa permohonan agar mereka tidak dipindahkan," ujarnya.
Dalam tinjauan tersebut, pihaknya juga memeriksa kondisi operasional pasar saat ini. Jika para pedagang ingin tetap bertahan di lokasi sekarang, perlu dilakukan penataan ulang terhadap jam operasional serta tata letak lapak dagangannya agar lebih rapi dan layak.
"Saat ini mereka berjualan hingga pukul 10.00 Wita. Seharusnya Pasar Subuh sudah bersih pada pukul 06.00–07.00 Wita. Supaya aktivitas lain khususnya lalu lintas bisa berjalan normal," ungkapnya.
Namun, jika pedagang berminat pindah, fasilitas di Pasar Beluluk Lingau jumlah lapaknya masih mencukupi. Meski sebelumnya juga sudah pernah ditawarkan, namun belum diminati karena ukuran lapak terlalu kecil.
“Mereka sudah pernah melihat fasilitas di sana, sementara belum diterima, alasannya lapaknya kecil, tidak muat untuk menampung barang dagangan mereka,” singkatnya.
Akan ada pertemuan lagi bersama warga beberapa hari ke depan, nanti hasilnya dilaporkan kepada Wali Kota Samarinda Andi Harun.
"Jika hasilnya sepakat untuk bertahan dan ditata ulang tanpa ada kekumuhan, sosialisasi mungkin tidak diperlukan," tutupnya. (dra/jnr)
Editor : Azwar Halim