Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Lima Investor Siap Gelontorkan Rp 2,42 Triliun di IKN Ada Investor Asing dari Malaysia dan Tiongkok

Radar Tarakan • Jumat, 21 Maret 2025 | 10:00 WIB
SEGERA MEMBANGUN: Lima investor menandatangani Perjanjian Kerja Sama Perjanjian Pemanfaatan Tanah dan Pengalokasian Lahan Aset di City Hall Kantor Otorita IKN, Selasa (18/3).FOTO:RIKIP/KP
SEGERA MEMBANGUN: Lima investor menandatangani Perjanjian Kerja Sama Perjanjian Pemanfaatan Tanah dan Pengalokasian Lahan Aset di City Hall Kantor Otorita IKN, Selasa (18/3).FOTO:RIKIP/KP

SEPAKU - Investor baru segera membangun di Ibu Kota Nusantara (IKN). Ada lima investor akan membangun hotel, properti, food and beverages, logistik dan supply chain pada tahun ini. Dengan dengan total nilai investasi sebesar Rp 2,42 triliun.

Rencana pembangunan tersebut dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) Perjanjian Pemanfaatan Tanah dan Pengalokasian Lahan Aset Dalam Penguasaan (ADP) Otorita IKN serta Akta Notarial di City Hall Kantor Otorita IKN, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Selasa (18/3).

Kelima investor tersebut adalah PT Citadel Group Indonesia, yang berfokus pembangunan pusat gaya hidup.

Kemudian PT Berkat Kalimantan Abadi yang akan membangun pusat makanan dan minuman, lalu PT Perintis Pondasi Teknotama akan membangun perkantoran, showroom, serta infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum.

Selanjutnya adalah PT Perintis Power Investment akan mendirikan kawasan campuran, dan PT Sentra Unggul Nusantara akan membangun kawasan perniagaan.

“Kami baru saja menandatangani Perjanjian Kerja Sama dan Akta Notarial sekaligus, tentang alokasi lahan untuk para investor. Dan ini direct investment. Kalau dulu di dalam perjanjian, kami sampaikan waktunya ada 1,5 tahun untuk membangun. Sekarang kami mohon, mereka bisa membangun tahun 2025 ini juga,” kata Kepala Otorita IKN Mochamad Basuki Hadimuljono kepada awak media usai kegiatan tersebut.

Alasan para investor yang baru ini diminta segera membangun pada tahun ini, karena sudah banyak infrastruktur yang dibangun di IKN.

Berbeda dengan tahun lalu. Di mana belum ada infrastruktur dasar yang selesai dibangun. Sehingga membuat investor masih ragu untuk membangun lebih dulu.

“Makanya kami berikan waktu 1,5 tahun. Kalau sekarang lebih tersedianya infrastruktur di IKN. Dengan perjanjian sekarang, pembangunannya bisa dilakukan pada tahun 2025 ini juga. Karena kita targetnya tahun 2028 sudah bisa beroperasi sepenuhnya,” harap Basuki.

Mantan Menteri PUPR ini juga menyampaikan pada penandatangan PKS dan akta notarial yang pertama kali dilaksanakan di IKN ini, ada investor asing yang turut bergabung.

Yakni PT Citadel Group Indonesia yang merupakan investor asal Negeri Jiran, Malaysia. Dan juga PT Perintis Power Investment asal Tiongkok.

“Jadi investornya ini tidak hanya dari Indonesia saja. Tetapi ada dari Malaysia dan Tiongkok juga,” ungkapnya.

Chairman and Group CEO Citadel Group Sdn. Bhd Dato’ Jeff S. Medina pun menyampaikan komitmennya memulai pembangunan pada tahun ini. Untuk membangun pusat gaya hidup untuk menunjang ekosistem di IKN.

“Kami akan memulai konstruksi pada tahun ini. Dan berkomitmen untuk membangun bersama di Nusantara,” janjinya.

Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN Agung Wicaksono menambahkan dalam lampiran PKS dengan kelima investor tersebut memuat timeline pembangunan yang akan dilaksanakan di IKN.

“Di lampiran perjanjian, mereka tahun ini membangunnya apa. Tahun depannya, apa. Sudah ada timeline-nya selama 5 tahun. Dan di tahun 2025 ini mereka sudah harus memulai pembangunan,” pungkasnya. (kip/jnr)

Editor : Azwar Halim
#IKN #Siap Gelontorkan #investor #investor asing