Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Loksado, Alternatif Liburan Warga Paser di Provinsi Tetangga Rakit Bambu Alat Transportasi yang Jadi Wahana Wisata  

Radar Tarakan • Jumat, 31 Januari 2025 | 11:00 WIB

Photo
Photo
Photo
Photo

LETAK Loksado hanya sekitar 5 jam dari Kabupaten Paser dengan perjalanan darat. Destinasi wisata ini cukup terkenal di Kalsel. Lokasinya di Pegunungan Meratus, memberikan suasana asri ditambah sungai yang jernih.

Wahana populernya adalah bermain arum jeram di aliran Sungai Amandit yang deras dan penuh bebatuan. Opsi wahananya ada tiga, menggunakan rakit bambu, ban, dan perahu. Ada juga wahana lain mendaki gunung, gua dan air terjun.

Wahana paling khas adalah naik rakit bambu atau disebut balanting paring. Kegiatan ini adalah budaya penduduk setempat sejak puluhan tahun lalu.

Pemandu profesional yang merupakan warga setempat, Udin, mengatakan, dulunya sebelum ada akses darat, rakit bambu ini digunakan warga untuk transportasi sungai menuju desa dan kecamatan lain di HSS. "Akhirnya sekarang jadi wahana wisata," kata Udin.

Dengan naik rakit bambu, wisatawan bisa menyusuri Sungai Amandit dan menikmati alam Loksado lebih dekat.

Setiap satu rakit bambu maksimal tiga wisatawan dengan satu pemandu profesional. Wahana ini cukup aman, meskipun membawa balita berusia minimal 3 tahun.

Kaltim Post sempat mencoba wahana ini bersama rombongan Karang Taruna Kecamatan Kuaro yang dipimpin Camat Kuaro Finandar Astaman. Jalur yang ditempuh sekitar 15 kilometer atau sekitar 2 jam.

Selama dua jam, wisatawan bisa menikmati keindahan alam Loksado yang berada di bawah Bukit Meratus. Tentunya yang paling seru saat melewati trek bebatuan turunan.

Ada juga spot istirahat seperti rest area di tengah hutan. Banyak warung lokal menjual menu gorengan dan mi instan.

Finandar mengatakan wisata ini jadi opsi warga Paser yang mencari suasana baru wisata alam. Sebelumnya, dia sudah dua kali berkunjung ke sini.

"Banyak juga saya lihat wisatawan Kaltim yang datang ke sini selain Paser, seperti dari Bontang," katanya.

Kesuksesan Loksado menghidupkan wisata alam menurutnya perlu ditiru Kabupaten Paser khususnya tingkat kecamatan dan desa.

"Kami ke sini tentunya mau melihat bagaimana pengelola dan masyarakat memajukan wisatanya," kata Finandar. (jib/far/jnr)

Editor : Azwar Halim
#Rakit Bambu Alat Transportasi #Liburan Warga Paser #alternatif #Jadi Wahana Wisata #loksado