SALAH satu yang memanfaatkan momen tersebut adalah Villa Dolphin Balikpapan. Menurut owner Ryzka Noveni, seluruh villa sudah sold out sejak dua bulan lalu.
“Harga naik tiga kali lipat dari biasanya, standar itu di Rp 1 jutaan. Ini mulai Rp 1,5-5,5 juta per malam. Walau harga naik, mereka (tamu) malah berebut. Sampai sekarang masih banyak yang tanya apakah masih ada yang kosong,” bebernya.
Setiap tahun, catatkan antusias tinggi. Namun tahun ini menurutnya benar-benar meningkat.
“Sebagian tamu adalah mereka yang sudah sering nginap di sini, jadi tahun baruan mau di sini lagi. Sisanya tamu baru,” lanjut perempuan yang karib disapa Veni itu.
Dari segi pengemasan acara, masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Suguhkan pertunjukan kembang api dengan live music. Namun suasana villa dengan pemandangan pantai adalah nilai tambah yang tidak bisa ditawar lagi. Sehingga tak heran, antusias terus terjaga.
Terdapat tujuh unit villa dengan berbagai kapasitas, mulai 4-8 orang. Didukung juga dengan 12 tenda. Total keseluruhan tamu ada 70 orang.
Sejak dibangun pada 2020 lalu, Villa Dolphin menurut Veni memang sering full. Apalagi jika ada momen liburan, maka reservasi harus dilakukan jauh-jauh hari.
Selain itu, tim marketing disebutkan Veni memang sudah gencar menawarkan. Maka tak heran, semua unit langsung full booking. “Sejak pertama berdiri, selalu diburu. Penginnya nambah unit, tapi ini lahan sudah maksimal. Karena antusias sangat tinggi, ini rencana mau ditambah naik ke atas. Jadi dua lantai supaya bisa lebih banyak menampung,” beber Veni.
Fasilitas yang ditawarkan pun standar, namun ada penambahan perlengkapan grill.
“Padahal kalau mereka jalur darat, kan lewat Penajam Paser Utara itu juga banyak pantai. Tapi mereka langsung ke Balikpapan dan ke sini. Jadi ya cocok kayaknya. Selain itu juga ekonomi sudah mulai membaik, makanya tahun ini antusias paling tinggi,” tutupnya. (ndu/jnr)
Editor : Azwar Halim