PEMERINTAH diminta memerhatikan kondisi jalan menuju pelabuhan di Terminal Peti Kemas Kariangau, Balikpapan. Sebab ada sekitar 2 kilometer (KM) jalan mengalami rusak parah yang mengakibatkan satu jalur ditutup karena amblas.
Meninggalkan satu jalur yang harus digunakan untuk dua arah kendaraan. Hal ini berdampak pada kenyamanan dan keselamatan para pengemudi.
Koordinator Supir Truk Balikpapan Indra mengatakan, kerusakan jalan yang dibiarkan bertahun-tahun ini sudah sangat meresahkan.
“Jalan ini sudah rusak bertahun-tahun, tetapi tak ada perhatian dari pemerintah. Padahal ini akses vital, bukan hanya untuk ekonomi Balikpapan, tapi juga untuk IKN (Ibu Kota Nusantara). Masa jalan seperti ini nggak bisa diperbaiki?” keluh Indra, Jumat (29/11).
Menurutnya, penutupan satu jalur telah menyebabkan kemacetan, terutama saat banyak kendaraan keluar masuk pelabuhan. Ia pun mengingatkan jika kondisi ini terus dibiarkan, kerusakan jalan bisa semakin parah dan membahayakan pengemudi.
“Bukan hanya kenyamanan, keselamatan juga terancam. Sudah banyak kendaraan yang rusak, mulai dari patah as hingga per rusak. Kalau terjadi kecelakaan, kami yang repot,” timpalnya.
Lebih lanjut, ditambahkan pula oleh Zainduin, salah seorang sopir truk yang melintas di jalan tersebut, perlu perbaikan segera.
Menurutnya, kerusakan jalan sepanjang lebih dari dua kilometer ini menghambat distribusi barang, terutama kebutuhan pokok dan material yang harus sampai ke Balikpapan maupun IKN. Selain itu, lampu jalanan di lokasi pun rusak.
“Jalan ini harus segera diperbaiki. Kalau tidak, bisa saja terjadi longsor lagi dan situasinya akan semakin buruk. Sebelum itu terjadi, kami berharap pemerintah segera turun tangan,” tandasnya. (ndu/jnr)
Editor : Azwar Halim