SAMARINDA - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Timur kembali mencatat keberhasilan dalam mengungkap taktik baru penyelundupan narkotika melalui jalur udara.
Modus ini terungkap setelah penangkapan seorang residivis berinisial AN (40), warga Sulawesi Selatan, di sebuah hotel di Samarinda pada Minggu (24/11). AN ditangkap setelah mencoba menyelundupkan narkotika yang disembunyikan di antara lipatan pakaian dalam koper.
Kabid Pemberantasan BNNP Kaltim, Tejo Yuantoro, mengungkapkan bahwa AN merupakan kurir yang dikendalikan oleh seorang pengendali di Samarinda untuk mengambil paket dari Pontianak, Kalimantan Barat.
“Kami amankan tersangka saat menunggu rekannya di hotel. Dia direkrut oleh seorang pengendali untuk mengambil paket narkotika dari Pontianak,” ujar Tejo dalam konferensi pers di Mako BNNP Kaltim pada Kamis (28/11).
Modus yang digunakan AN tergolong canggih. Narkotika dikemas dalam plastik tipis dan disisipkan di antara lipatan pakaian agar terlihat seperti pakaian biasa saat melewati mesin X-ray.
Hebatnya, AN berhasil melewati pemeriksaan di tiga bandara besar yakni Bandara Supadio Pontianak, Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng dan Bandara Sepinggan Balikpapan sebelum akhirnya tertangkap di Samarinda.
“Ini modus baru yang sangat berani. Tersangka berhasil melewati tiga bandara besar, tetapi akhirnya kami gagalkan di Samarinda,” kata Tejo.
AN diketahui sebagai residivis dari Lapas Kelas II A Narkotika Sumbu Minasa. Sebelumnya, ia telah berhasil menyelundupkan narkotika sebanyak empat kali. Namun, aksinya kali ini berakhir dengan penangkapan.
“Ini adalah aksi keempatnya, dan kali ini berhasil kami gagalkan,” tambah Tejo.
Menghadapi modus yang semakin berani dan canggih, BNNP Kaltim berkomitmen memperketat pengawasan di jalur udara. Sinergi dengan pengelola bandara, Bea Cukai, dan petugas Aviation Security (Avsec) akan terus ditingkatkan untuk mengantisipasi upaya penyelundupan.
“Kami akan memperketat pengawasan agar modus-modus seperti ini bisa segera terungkap,” tukasnya. (kpg/jnr)
Editor : Azwar Halim