Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Kembangkan Budi Daya Kepiting Dalam Penggemukan

Radar Tarakan • Selasa, 5 November 2024 | 10:00 WIB

 

 

ISTIMEWA PENGGEMUKAN: Rozihan Asward memasukkan salah satu kepiting bakau dalam boks apartemen yang telah ditempatkan di perkarangan rumah salah satu anggota pokdakan, Senin (4/11).
ISTIMEWA PENGGEMUKAN: Rozihan Asward memasukkan salah satu kepiting bakau dalam boks apartemen yang telah ditempatkan di perkarangan rumah salah satu anggota pokdakan, Senin (4/11).

PENAJAM - Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyerahkan 800 boks apartemen kepiting kepada dua Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan). Bantuan tersebut diserahkan langsung Kepala Dinas Perikanan PPU Rozihan Asward.

Didampingi Kepala Bidang (Kabid) Perikanan Budidaya dan Lingkungan Diskan PPU Musakkar ke Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Mina Barokah di Desa Api-api dan Pokdakan M10M di Desa Sesulu, Senin (4/11).

Dikonfirmasi, Musakkar menjelaskan, bantuan boks apartemen kepiting yang lengkap dengan bibitnya berupa kepiting bakau. Dengan berat rata-rata satu ekornya 300 gram.

“Jumlah apartemen yang diberikan tadi sebanyak 8 unit. Masing-masing kelompok kebagian empat unit. Satu unitnya sebanyak 100 boks,” kata Musakkar.

Sementara untuk bibitnya, sesuai dengan paket bantuannya, untuk satu boksnya berisi satu kepiting. “Jadi total kepitingnya juga 800 ekor. Mudah-mudahan mereka memelihara dalam waktu 15 hari ke depan, tidak mengalami kematian kepiting yang signifikan,” ujarnya.

Dirinya juga menjelaskan, untuk bantuan yang disalurkan juga lengkap dengan fasilitas pompa pengaliran airnya.

“Itu sudah satu paket untuk mengalirkan air ke boksnya. Dan untuk airnya sendiri harus menggunakan air payau atau air laut yang salinitas airnya 25 ppt,” jelasnya.

Jadi, lanjut Musakkar, jika menggunakan air laut yang salinitasnya 30 ppt, tentu harus diturunkan kadar garamnya. Menurutnya, untuk pengembangan dalam segi usaha apartemen kepiting tersebut dapat dikembangkan.

Dengan harapan mendapatkan dukungan anggaran dari daerah melalui pokok-pokok pikiran (aspirasi) dari legislatif agar berkembang untuk masyarakat.

“Jadi apartemen tersebut difungsikan untuk menggemukan kepiting. Apartemen tersebut juga dapat diletakkan di pekarangan rumah, sehingga dapat lebih terpantau,” imbuhnya. (ami/ind)

Editor : Azwar Halim
#pokdakan #penajam #ppu #Diskan